https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f0e82c8f-9f4e-4967-9851-ae215dced51b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f0e82c8f-9f4e-4967-9851-ae215dced51b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f0e82c8f-9f4e-4967-9851-ae215dced51b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f0e82c8f-9f4e-4967-9851-ae215dced51b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f0e82c8f-9f4e-4967-9851-ae215dced51b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f0e82c8f-9f4e-4967-9851-ae215dced51b.jpeg

Kisah Mesin Rotary Masih Berlanjut

06 November 2015

dilihat 46x



Mesin Rotary yang sangat bertenaga, ringkas, ringan, simple tapi boros bahan bakar dan polutan, ternyata masih bisa bernafas panjang. Sejak dihentikannya produksi Mazda RX8 – satu-satunya model bermesin rotary -, nasib mesin ini menjadi misterius.

Ternyata Mazda akan menghidupkan kembali mobil sport RX. Telihat dari keputusan Mazda untuk menampilkan coupe konsep Mazda RX-Vision di arena Tokyo Motor Show 2015. Kekuatan desain Mazda RX-Vision terletak pada bagian buritan yang sangat pendek dan bagian kap mesin yang sangat panjang seperti gaya mobil sport Jaguar.

Alih-alih menggunakan mesin enam atau delapan silinder, RX-Vision tetap mengandalkan mesin rotari. Mesin yang tidak menggunakan piston melainkan mengandalkan rotor berbentuk segitiga. Mesin rotari terkenal responsif namun boros bahan bakar sekaligus menghasilkan emisi gas buang yang tinggi. Namun Mazda rupanya telah mampu mengatasi hal ini dengan teknologi baru SKYACTIV-R. Sayangnya detil teknologi ini masih dirahasiakan. Mazda sendiri masih belum mau mengungkapkan kapan konsep ini akan mulai diproduksi massal.

0 Komentar


Tambah Komentar