https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d7612a04-4f52-464c-a784-2838f4df8dd0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/96917c8c-149d-40ac-8968-4dd9c3276914.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/35db4be1-389f-44fc-9f70-6e9376c5c6c3.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5923cece-0fcf-4952-933a-2f715adcfd77.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/910b5077-5b07-430a-a51f-46b8a410cf59.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d7612a04-4f52-464c-a784-2838f4df8dd0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/96917c8c-149d-40ac-8968-4dd9c3276914.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/910b5077-5b07-430a-a51f-46b8a410cf59.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d7612a04-4f52-464c-a784-2838f4df8dd0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/96917c8c-149d-40ac-8968-4dd9c3276914.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/35db4be1-389f-44fc-9f70-6e9376c5c6c3.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5923cece-0fcf-4952-933a-2f715adcfd77.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/910b5077-5b07-430a-a51f-46b8a410cf59.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d7612a04-4f52-464c-a784-2838f4df8dd0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/96917c8c-149d-40ac-8968-4dd9c3276914.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/35db4be1-389f-44fc-9f70-6e9376c5c6c3.JPG

Keputusan Brexit Rugikan Pengusaha Otomotif Hingga 11 Miliar Euro

10 October 2020

dilihat 84x

Mobilku.com - Chief Financial Officer BMW Nicolas Peter mengatakan bahwa keluarnya Inggris dari Uni Eropa dapat merugikan pabrikan mobil serta para dealer hingga 11 miliar euro selain adanya kesepakatan bebas tarif bea cukai yang tidak berbelit.


Pihak BMW mengatakan bahwa mereka telah menghabiskan belasan juta euro di tahun ini untuk mempersiapkan Brexit. European Automobile Manufacturers Association (ACEA) bahkan memperkirakan hal yang sama bahwa Brexit berpotensi merugikan para pabrikan mobil dan dealer 10 hingga 11 miliar euro.


“Kami membutuhkan perdagangan bebas tarif, dan harus mulus tanpa birokrasi tambahan. Kami memiliki sistem produksi tepat waktu sehingga pemrosesan administrasi di bea cukai lebih harus efisien," ujar Peter.


Selain itu, Peter juga menambahkan bahwa pihak Inggris juga harus mengikuti persyaratan emisi Uni Eropa sehingga pabrikan mobil dapat menawarkan mobil yang sama seperti yang ada di pasar Eropa. Sejauh ini banyaknya permintaan untuk mobil listrik dan hybrid telah membantu BMW untuk merealisasikan target armada tanpa emisi yang sedang mereka jalankan.


Skenario terburuk yang akan terjadi adalah menyebabkan kedua belah pihak berdagang tanpa adanya perjanjian perdagangan. Selain itu jika pajak mobil baru juga dinaikan, Inggris akan menjadi pasar yang kurang menarik bagi pembuat mobil besar, sementara mobil yang dibuat di sana juga akan kesulitan menjual di negara lain. Teka-teki yang cukup sulit bagi kedua belah pihak.

0 Komentar


Tambah Komentar