https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f70e80dd-298f-46e1-8599-686acaf86cc5.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1aba8273-babc-4b9e-8eff-557eb4e2bb26.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c00125c-2db1-4cb2-beb6-b77169bdc0bb.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bee58b7d-645d-47cf-90eb-609a91bd754d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fe767a28-f629-41e1-8f8b-ff9916a4e37b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f70e80dd-298f-46e1-8599-686acaf86cc5.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1aba8273-babc-4b9e-8eff-557eb4e2bb26.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fe767a28-f629-41e1-8f8b-ff9916a4e37b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f70e80dd-298f-46e1-8599-686acaf86cc5.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1aba8273-babc-4b9e-8eff-557eb4e2bb26.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c00125c-2db1-4cb2-beb6-b77169bdc0bb.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bee58b7d-645d-47cf-90eb-609a91bd754d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fe767a28-f629-41e1-8f8b-ff9916a4e37b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f70e80dd-298f-46e1-8599-686acaf86cc5.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1aba8273-babc-4b9e-8eff-557eb4e2bb26.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c00125c-2db1-4cb2-beb6-b77169bdc0bb.jpg

Kelangkaan Chip Semikonduktor Jadikan Penjualan Mobil Baru Terus Merosot

19 July 2021

dilihat 75x

Mobilku.com - Kekurangan chip semikonduktor yang mempengaruhi pasokan kendaraan baru secara tidak langsung telah menyebabkan harga mobil baru dan juga bekas melonjak naik.


Ini bukanlah hal yang tidak terduga, karena semua dealer dan pembeli tahu bahwa krisis semikonduktor cepat atau lambat juga akan mempengaruhi ketersedian unit kendaraan.


Menurut angka-angka yang dikumpulkan oleh Black Book, data tersebut menunjukkan bahwa penjualan mobil baru untuk bulan Juni turun sekitar 14 persen dibandingkan dengan tahun 2019.


Jangan bandingkan dengan tahun 2020, karena tahun tersebut bukan penanda yang baik untuk dilihat sebagai perbandingan. 


Juni adalah bulan pertama di mana krisis semikonduktor telah mempengaruhi penjualan secara aktual. Data tersebut juga menunjukkan bahwa jumlah rata-rata listing mobil baru yang tersedia di pasar telah turun secara substansial.


Kemungkinan besar pabrikan banyak menghentikan produksi, dan memfokuskan sumber daya mereka untuk mobil-mobil tertentu saja. Hingga berujung stock beberapa model menjadi sangat terbatas.


"Kami melihat penurunan substansial mulai awal musim semi karena kekurangan chip. Inventaris turun dengan cepat sepanjang musim semi karena banyak dealer menjual semua unit yang mereka miliki," kata Alex Yurchenko selaku wakil presiden senior ilmu data dan analitik di Black Book.


Analisa juga memprediksi bahwa paruh kedua tahun 2021 kemungkinan akan menjadi roller coaster baru bagi orang-orang yang ingin membeli ataupun menjual mobil mereka.


"Kami memperkirakan bahwa penjualan akan tetap di bawah level 2019 (dan 2020) setidaknya akan terjadi pada Q3 hingga akhir tahun," tutup Yurchenko. 


Menurut catatan ada sekitar 17 juta unit mobil terjual di AS pada tahun 2019, dan tahun tersebut merupakan tahun terbanyak pasar paman Sam menjual mobil baru.


Yurchenko juga mengatakan bahwa proyeksi Black Book saat ini untuk penjualan AS di tahun 2021 akan ada pada angka 16 juta unit kendaraan. Akan tetapi, ada kemungkinan merosot hingga akhir tahun jika krisis semikonduktor masih terus terjadi.

0 Komentar


Tambah Komentar