https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d2f6b717-7569-4fcb-bf9d-15e22c5bcbb2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0c3b228d-59f4-46d2-861f-d50745af92c4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/70056c5f-21a4-4ec9-b5a9-c58891fb87af.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/515a5f8d-a676-42e9-bafe-c314aa4680e6.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ea51d1d9-e060-4f82-9aea-d596dcaa80be.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d2f6b717-7569-4fcb-bf9d-15e22c5bcbb2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0c3b228d-59f4-46d2-861f-d50745af92c4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ea51d1d9-e060-4f82-9aea-d596dcaa80be.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d2f6b717-7569-4fcb-bf9d-15e22c5bcbb2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0c3b228d-59f4-46d2-861f-d50745af92c4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/70056c5f-21a4-4ec9-b5a9-c58891fb87af.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/515a5f8d-a676-42e9-bafe-c314aa4680e6.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ea51d1d9-e060-4f82-9aea-d596dcaa80be.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d2f6b717-7569-4fcb-bf9d-15e22c5bcbb2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0c3b228d-59f4-46d2-861f-d50745af92c4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/70056c5f-21a4-4ec9-b5a9-c58891fb87af.jpg

Karena Brexit, BMW Tunda Pengembangan Mobil MINI

03 February 2020

dilihat 152x

Mobilku.com - BMW AG telah menunda pengembangan next-generation MINI. Hal ini disebabkan oleh ketidakpastian hubungan perdagangan Britania Raya dengan Uni Eropa. Britania Raya terdiri dari empat negara konstituen: Inggris, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara, dengan ibukotanya di London.


Menurut juru bicara BMW AG, produsen mobil asal Jerman tersebut telah memperpanjang umur model MINI yang tersedia saat ini karena Brexit. Dilaporkan bahwa keputusan ini ditetapkan ketika Inggris menyatakan niatnya sudah bulat untuk keluar dari Uni Eropa.


Menjelang negara kesatuan Inggris tersebut meninggalkan Uni Eropa, para produsen mobil memperingatkan harusnya ada perjanjian perdagangan bebas yang diperlukan untuk membangkitkan kembali investasi dan menghindari pemberhentian produksi.


Output penjualan di Inggris sudah turun lebih dari 14% tahun lalu menjadi 1,3 juta unit mobil yang merupakan angka terendah dalam satu dekade. Volume penjualan ini diperkirakan akan menurun sekitar 2,3% menjadi 1,27 juta unit pada tahun 2020.


Masa depan produsen mobil di Britania Raya berisiko tutup jika tarif bea cukai diberlakukan dan rantai pasokan terganggu sebagai dampak dari Brexit. Sekitar 55% dari semua kendaraan yang diproduksi di Inggris diekspor ke negara kesatuan Arab, dan setiap kendaraannya dimuat dengan bagian-bagian yang sering melintasi perbatasan beberapa kali selama proses perakitan.

0 Komentar


Tambah Komentar