https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2d90d430-b783-4b97-96cf-afb256fcf37c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4b7911f4-7cd1-49e0-895b-7053ee7bf03b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e15a58b6-6b17-4a47-b42a-96f4c1e514e3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a0df144b-eeed-4314-92f2-384e2ba99115.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/70a20fb8-4e53-4d9d-a014-a2fb7cfc1083.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2d90d430-b783-4b97-96cf-afb256fcf37c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4b7911f4-7cd1-49e0-895b-7053ee7bf03b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/70a20fb8-4e53-4d9d-a014-a2fb7cfc1083.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2d90d430-b783-4b97-96cf-afb256fcf37c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4b7911f4-7cd1-49e0-895b-7053ee7bf03b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e15a58b6-6b17-4a47-b42a-96f4c1e514e3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a0df144b-eeed-4314-92f2-384e2ba99115.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/70a20fb8-4e53-4d9d-a014-a2fb7cfc1083.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2d90d430-b783-4b97-96cf-afb256fcf37c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4b7911f4-7cd1-49e0-895b-7053ee7bf03b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e15a58b6-6b17-4a47-b42a-96f4c1e514e3.jpg

Kacau! Suzuki S-Presso Dapat Nilai Nol Saat Uji Tabrakan

12 November 2020

dilihat 323x

Mobilku.com - Suzuki S-Presso buatan Maruti India dikabarkan gagal mendapatkan bintang pada uji tabrak NCAP (New Car Assessment Program) Global untuk perlindungan penumpang dewasa.


Diuji dalam kondisi standar, mobil ini hanya dilengkapi dengan 1 kantong udara dan tidak memiliki sabuk pengaman 3 titik yang biasanya sudah menjadi standar. Mobil ini bahkan tidak memiliki titik ISOFIX untuk pengaman child seat.


Selain buruknya skor yang didapat, struktur mobil juga dinilai "tidak stabil", sehingga NCAP merekomendasikan mobil tersebut harus diperbaiki agar lebih baik. Sebagai catatan, untuk pasar India, kendaraan hanya diuji untuk tabrakan frontal saja, karena tabrakan samping dan perlindungan pejalan kaki belum menjadi bagian dari protokol mereka. Karena frontal crash adalah satu-satunya protokol yang dijalankan, maka sangat penting untuk setiap mobil lulus dari tes ini.


Buruknya skor mobil tersebut nyatanya mengundang komentar dari Sekretaris Jenderal NCAP Global, Alejandro Furas yang mengatakan bahwa dirinya sangat kecewa kepada Suzuki Maruti sebagai produsen terbesar di India yang kurang mementingkan keselamatan pengguna. “Pabrikan domestik seperti Mahindra dan Tata telah menunjukkan tingkat keamanan dan perlindungan yang tinggi bagi pelanggan mereka, dimana keduanya mendapatkan bintang lima. Sekarang, waktunya Suzuki Maruti juga menunjukkan komitmen keselamatan mereka bagi pelanggannya” tutup Furas.


Presiden dari Towards Zero Foundation, David Ward juga mengatakan bahwa tidak ada tempat untuk mobil dengan nilai nol di pasar India dan ini adalah hal yang sangat mengecewakan dari Suzuki Maruti.


Hingga saat ini belum ada tanggapan dari Maruti Suzuki. Tentu hal ini akan menjadi beban berat bagi Suzuki India mengingat cukup pentingnya rekomendasi dari NCAP Global terkait struktur dan juga bodi.


Pertanyaannya, jika rekomendasi untuk perbaikan dituruti apakah akan berbuntut pada recall mobil yang sudah tersebar di pasar India ?

3 Komentar


Darwis Ng

waw

0 Balasan

Reply

waw waw waw

0 Balasan

Reply

abcde

waw waw waw

0 Balasan

Reply

Tambah Komentar