https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bef911bf-b7bc-44a7-afac-f85aba0fbc2d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/814aef54-f5e7-4a6a-9c57-293a8bc3d948.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/53368ac5-efba-4cc9-922b-71a9992380d5.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/85a84cfe-7690-4808-ab90-2bcda7736525.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bef911bf-b7bc-44a7-afac-f85aba0fbc2d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/814aef54-f5e7-4a6a-9c57-293a8bc3d948.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/85a84cfe-7690-4808-ab90-2bcda7736525.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bef911bf-b7bc-44a7-afac-f85aba0fbc2d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/814aef54-f5e7-4a6a-9c57-293a8bc3d948.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/53368ac5-efba-4cc9-922b-71a9992380d5.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/85a84cfe-7690-4808-ab90-2bcda7736525.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bef911bf-b7bc-44a7-afac-f85aba0fbc2d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/814aef54-f5e7-4a6a-9c57-293a8bc3d948.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/53368ac5-efba-4cc9-922b-71a9992380d5.JPG

Ingin Fokus Kembangkan EV, Mercedes-Benz Resmi Mundur Dari Ajang Formula E

19 August 2021

dilihat 52x

Mobilku.com - Mercedes-Benz mengumumkan bahwa mereka telah resmi mengakhiri partisipasinya di kejuaraan Formula E setelah selesainya musim 2021/2022. Pengumuman tersebut muncul hanya beberapa hari setelah pembalap top tim Mercedes-Benz EQ Formula E, Nyck de Vries, dinobatkan sebagai juara untuk musim 2020/2021. 


Pihak Mercedes mengatakan bahwa keputusan mundur dari Formula E lantaran mereka ingin memfokuskan sumber daya pengembangan kendaraan listrik digunakan untuk sektor komersial dan mobil penumpang.




Sebelumnya, Mercedes juga sempat menyatakan bahwa mereka memiliki tujuan untuk hanya menjual kendaraan listrik pada tahun 2030. Nantinya, semua data yang didapat selama ajang Formula E akan digunakan untuk mengembangkan EV untuk perusahaan.


Mundurnya Mercedes dari Formula E diklaim tidak akan mempengaruhi mereka di ajang F1, hal tersebut lantaran Mercedes cukup sukses dan seringkali menjadi juara. Selain itu, partisipasi mereka di dalam ajang F1 juga dinilai akan sangat membantu perusahaan untuk menyempurnakan Concept Vision EQXX, dimana mobil tersebut diklaim sebagai mobil listrik pertama yang dilengkapi dengan teknologi F1.


Markus Schaefer selaku kepala R&D Mercedes mengatakan bahwa ajang Formula E telah menjadi bukti bahwa powertrain listrik buatan Mercedes merupakan salah satu yang terbaik di dunia. “Di masa depan kami akan terus mendorong kemajuan teknologi, terutama di sisi penggerak listrik, dengan teknologi F1,” ujar Schaefer.


Jika melihat sejarahnya, Mercedes pertama kali berlaga di ajang Formula E musim 2019/2020, dan bisa dibilang “anak baru” dibandingkan pabrikan besar lainnya seperti Audi, BMW, dan juga Renault.


Namun sebagai catatan, mundurnya tim Mercedes-Benz EQ dari Formula E belum tentu membuat tim tersebut bubar. Pasalnya, kepala tim Mercedes, Ian James, menegaskan bahwa dirinya sedang mencari cara terbaik agar seluruh tim dan pembalap dapat terus digunakan diluar ajang Formula E musim 2021/2022.

0 Komentar


Tambah Komentar