https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/89da02d0-3ee7-4907-884e-5ed19ba1992e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3df7b277-489d-4cc9-85a5-6ad00491f38a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/505df3c1-767e-4ff5-b486-9881753e0c49.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/de39b873-afcb-4002-b0cd-8aa9ca96b678.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/dbf0e585-364c-4ef4-ab0e-632321616f49.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1de31de4-c1aa-430c-b410-fcc7a873d477.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d13ceb6a-d2ad-4aa7-a81e-f3c23abf64fb.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/89da02d0-3ee7-4907-884e-5ed19ba1992e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3df7b277-489d-4cc9-85a5-6ad00491f38a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d13ceb6a-d2ad-4aa7-a81e-f3c23abf64fb.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/89da02d0-3ee7-4907-884e-5ed19ba1992e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3df7b277-489d-4cc9-85a5-6ad00491f38a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/505df3c1-767e-4ff5-b486-9881753e0c49.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/de39b873-afcb-4002-b0cd-8aa9ca96b678.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/dbf0e585-364c-4ef4-ab0e-632321616f49.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1de31de4-c1aa-430c-b410-fcc7a873d477.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d13ceb6a-d2ad-4aa7-a81e-f3c23abf64fb.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/89da02d0-3ee7-4907-884e-5ed19ba1992e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3df7b277-489d-4cc9-85a5-6ad00491f38a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/505df3c1-767e-4ff5-b486-9881753e0c49.jpg

Hyundai Motor Group Perkenalkan “HTWO” Sebagai Sub-Brand Kendaraan Hidrogen

15 December 2020

dilihat 107x

Mobilku.com - Setelah Hyundai Motor Group membuat Genesis sebagai sub-brand mewahnya dan merilis Ioniq sebagai sub-brand kendaraan listriknya, sekarang mereka memperkenalkan sub-brand yang khusus menggunakan sistem sel bahan bakar hidrogen. Hyundai Motor Group selaku perusahaan induk Hyundai Motor Co dan Kia Motors Corp juga mengatakan bahwa merek ini akan menjadi energi positif bagi umat manusia. 


Disebut dengan “HTWO”, merek ini memiliki arti dari "H2" atau molekul hidrogen. Nama tersebut juga merepresentasikan double H yang berarti "Hidrogen" dan "Humanity."


Pihak Hyundai mengatakan bahwa saat ini mereka sedang terus meningkatkan upaya untuk pengembangan sistem sel bahan bakar yang dapat digunakan di pasar Urban Air Mobility (UAM), dimana pasar tersebut meliputi sektor otomotif, kapal, dan kereta api. Jika semua sistemnya sudah layak digunakan, mereka berencana untuk fokus di wilayah Korea Selatan, Amerika Serikat, Eropa, dan juga China.


Sejak memperkenalkan ix35 sebagai kendaraan hidrogen pertama di tahun 2013, Hyundai kini telah memperluas jajarannya dengan menghadirkan SUV NEXO, XCIENT, dan juga sebuah bus fuel cell. Hal tersebut juga sejalan dengan rencana Eui Sun Chung selaku Chairman Hyundai Group yang ingin menggali potensi sel bahan bakar hidrogen, penggerak otonom, elektrifikasi, robotika, UAM, hingga mobil terbang sebagai tujuan perusahaan di masa depan.


Para aktivis lingkungan juga mengatakan bahwa mobil hidrogen akan lebih bersih daripada teknologi pemotongan karbon lainnya, karena teknologi ini hanya menggunakan air dan panas. Namun disisi lain, muncul kekhawatiran tentang kurangnya stasiun pengisian hidrogen, nilai jual kembali, serta risiko ledakan tangki.


Mobil bertenaga hidrogen memang sudah menjadi topik pembicaraan hangat di dunia industri otomotif, akan tetapi apakah teknologi tersebut bisa diaplikasikan secara massal? Kita masih harus menunggu jawabannya.

1 Komentar


aaaaaaaaaa

0 Balasan

Reply

Tambah Komentar