https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bc24f2cb-f23b-45d4-9095-ae1545ec2448.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/83719a5d-1be2-440e-9060-fdda74269c2c.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/158b7b95-908c-4543-9d99-f581843ca60a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4034af9b-4ac9-495e-a8e8-ff47f60cc4db.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/65501274-77a7-411b-a940-f6ba66186853.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bc24f2cb-f23b-45d4-9095-ae1545ec2448.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/83719a5d-1be2-440e-9060-fdda74269c2c.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/65501274-77a7-411b-a940-f6ba66186853.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bc24f2cb-f23b-45d4-9095-ae1545ec2448.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/83719a5d-1be2-440e-9060-fdda74269c2c.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/158b7b95-908c-4543-9d99-f581843ca60a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4034af9b-4ac9-495e-a8e8-ff47f60cc4db.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/65501274-77a7-411b-a940-f6ba66186853.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bc24f2cb-f23b-45d4-9095-ae1545ec2448.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/83719a5d-1be2-440e-9060-fdda74269c2c.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/158b7b95-908c-4543-9d99-f581843ca60a.jpg

Hyundai dan LG Resmi Bangun Pabrik Baterai EV Senilai Rp 15 Triliun di Karawang

31 July 2021

dilihat 67x

Mobilku.com - Hyundai Motor Group bersama dengan LG Energy Solution mengatakan bahwa mereka akan mendirikan usaha patungan (Joint Venture) di Indonesia untuk membangun pabrik baterai kendaraan listrik. 


Jumlah investasi yang dikeluarkan oleh kedua perusahaan Korea Selatan tersebut pun tidak tanggung-tanggung, mereka menggelontorkan dana sebesar $1,1 miliar atau setara dengan Rp 15 Triliun untuk pembangunan pabrik di Karawang, Jawa Barat.


Pembangunan pabrik tersebut dijadwalkan akan dimulai pada akhir tahun 2021, dan diprediksi selesai pada semester pertama tahun 2023. Sedangkan untuk jadwal produksi baterai nya diharapkan dapat dimulai pada awal tahun 2024.


Sel baterai yang diproduksi oleh pabrik ini kabarnya akan produksi untuk memenuhi kebutuhan baterai mobil listrik Hyundai dan Kia. Baterai tersebut juga akan dibangun di atas platform khusus bernama Electric-Global Modular Platform (E-GMP) milik Hyundai. 


Kerjasama patungan ini dinilai akan sangat membantu Hyundai Motor Co dan Kia Corp di industri mobil listrik, dan memastikan bahwa pasokan baterai yang dibutuhkan tetap terjaga dan stabil.


Terpilihnya Indonesia sebagai tempat pembangunan pabrik lantaran Indonesia adalah salah satu negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, dimana ini merupakan bahan baku utama untuk baterai kendaraan listrik. 


Pemerintah Indonesia juga sejauh ini sudah cukup proaktif untuk mempersiapkan ekosistem serta infrastruktur industri EV, sehingga akhirnya Indonesia dapat memainkan peran penting dalam kompetisi industri EV global.


Pemilihan lokasi di Karawang lantaran kota tersebut cukup dekat dengan Jakarta sebagai ibu kota Indonesia. Selain itu, Karawang juga memiliki jaringan transportasi yang sangat lengkap mulai dari bandar udara, pelabuhan, hingga jalan bebas hambatan. 


Itulah mengapa, Karawang seringkali menarik minat dari berbagai industri berskala besar untuk membangun fasilitas di sana, mulai dari pabrik otomotif, elektronik, logistik, dan konstruksi material berkumpul disana.

0 Komentar


Tambah Komentar