https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3571193a-5f8d-4965-9989-2a49e76a88b6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8fe085e2-002c-48e3-b953-58ef7e171a49.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/776c6ce6-92c0-4992-949b-88da31754eac.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fa86556d-93b6-4ec7-9f5a-28b1ed04f7d8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/87de8040-7452-426b-bc06-be112d98d786.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3571193a-5f8d-4965-9989-2a49e76a88b6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8fe085e2-002c-48e3-b953-58ef7e171a49.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/87de8040-7452-426b-bc06-be112d98d786.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3571193a-5f8d-4965-9989-2a49e76a88b6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8fe085e2-002c-48e3-b953-58ef7e171a49.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/776c6ce6-92c0-4992-949b-88da31754eac.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fa86556d-93b6-4ec7-9f5a-28b1ed04f7d8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/87de8040-7452-426b-bc06-be112d98d786.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3571193a-5f8d-4965-9989-2a49e76a88b6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8fe085e2-002c-48e3-b953-58ef7e171a49.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/776c6ce6-92c0-4992-949b-88da31754eac.jpeg

Hyundai Akan Pertahankan Tombol Fisik Demi Keamanan Berkendara

22 March 2023

dilihat 118x

Mobilku.com - Teknologi layar sentuh telah menjadi fitur yang kerap dibanggakan pada mobil-mobil keluaran terbaru. Sudah banyak pabrikan yang mulai menghilangkan tombol fisik dan memuat seluruh fungsi pada dashboard sistem infotainment touchscreen.


Namun pada faktanya, Hyundai memiliki pemikiran yang berbeda. Pabrikan asal Korea Selatan tersebut belum lama ini mengatakan bahwa mereka berjanji untuk tetap menggunakan tombol fisik pada produk-produknya yang mendatang.


Sang Yup Lee, kepala desain Hyundai, menegaskan bahwa dasar gagasan tersebut berasal dari faktor keselamatan. Tombol fisik diakui memang lebih mudah di akses dibandingkan touchscreen.


“Kami telah menggunakan tombol fisik secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Bagi saya, tombol yang berhubungan dengan keselamatan harus menjadi kunci yang keras,” kata Lee.


Pada beberapa kendaraan modern, menyesuaikan hal-hal seperti pengaturan volume atau menyalakan kontrol iklim diperlukan menyentuh layar beberapa kali. Berbeda dengan tombol fisik, yang cukup hanya diputar atau ditekan untuk menyesuaikan fungsinya.


“Saat Anda mengemudi, sulit untuk mengendalikannya. Inilah sebabnya kami ingin kembali menggunakan tombol fisik agar lebih mudah untuk mengoperasikannya, ”kata Lee. 


Sejauh yang dia ketahui, kontrol fisik adalah kebutuhan untuk segala sesuatu yang dapat mempengaruhi keselamatan. Lee mengisyaratkan bahwa sementara ini adalah prioritas Hyundai saat ini adalah menghadirkan fitur yang aman untuk pelanggan mereka.


Kembali ke tombol fisik bukan berarti Hyundai tidak ingin mengembangkan touchscreen yang aman. Tetapi fitur touchscreen yang lebih mutakhir hanya akan dapat ditemukan pada mobil yang sudah didukung dengan self-driving Level 4.


Layar sentuh dan kontrol sentuh memang menawarkan daya tarik tertentu bagi pembuat mobil. Mereka memungkinkan banyak fungsi untuk dikontrol dengan antarmuka yang ringkas dan dapat diubah.


Beberapa kontrol sentuh dan layar sentuh juga bisa lebih murah dan lebih mudah diterapkan daripada mengisi tombol di seluruh kabin. Plus, untuk sementara waktu, itu adalah tanda bahwa pembuat mobil sedang bergerak seiring waktu.


Namun, setelah dekade terakhir, orang-orang mulai bosan dengan hal-hal baru seperti itu. Pada umumnya, fitur touchscreen terkadang kurang responsif dan kurang praktis dibandingkan tombol fisik.


0 Komentar


Tambah Komentar