https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/218325ae-4176-4bdc-917f-46c87ea88d5d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d1bd51c-e33f-4223-bd09-e380bd1819a9.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fc8ff04e-29cd-4344-8a79-7519f1778b0e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/26587707-1fde-4c86-9257-2280a2706c19.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e5d6811b-ac07-4c27-b571-aeb43c30ab4a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/218325ae-4176-4bdc-917f-46c87ea88d5d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d1bd51c-e33f-4223-bd09-e380bd1819a9.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e5d6811b-ac07-4c27-b571-aeb43c30ab4a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/218325ae-4176-4bdc-917f-46c87ea88d5d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d1bd51c-e33f-4223-bd09-e380bd1819a9.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fc8ff04e-29cd-4344-8a79-7519f1778b0e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/26587707-1fde-4c86-9257-2280a2706c19.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e5d6811b-ac07-4c27-b571-aeb43c30ab4a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/218325ae-4176-4bdc-917f-46c87ea88d5d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d1bd51c-e33f-4223-bd09-e380bd1819a9.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fc8ff04e-29cd-4344-8a79-7519f1778b0e.jpg

Honda Siap Buka Peluang Aliansi Untuk Percepatan Era Mobil Listrik

17 July 2021

dilihat 31x

Mobilku.com - CEO baru Honda Motor, Toshihiro Mibe, mengatakan bahwa pabrikan mobil asal Jepang tersebut bersedia untuk membentuk aliansi baru guna menghadapi era elektrifikasi yang cepat dan lebih menguntungkan. “Jika melalui aliansi Honda dapat mencapai tujuan lebih cepat, maka kami akan bersedia untuk membentuk aliansi,” ujar Mibe.


Komentar Mibe secara tegas mencerminkan bahwa tekanan pada penggiat bisnis otomotif global semakin terasa, bahkan memaksa raksasa seperti Honda untuk berbagi teknologi dan biaya guna memenuhi permintaan kendaraan listrik yang lebih bersih. 


Honda dengan mitra aliansinya General Motors Co mengatakan bahwa mereka akan segera memperkenalkan dua model EV berukuran besar baru yang menggunakan baterai Ultium GM pada tahun 2024. Kedua raksasa otomotif tersebut juga akan meluncurkan serangkaian arsitektur platform EV terbaru yang dijuluki e:Architecture.


Honda juga mengatakan bahwa mereka memiliki tujuan untuk meningkatkan rasio kepemilikan EV dan FCV menjadi 100% pada tahun 2040. “Membangun aliansi akan menjadi arahan besar dalam hal peningkatan jumlah kendaraan listrik, mengingat elektrifikasi saat ini kurang dikomersialkan,” tambah Mibe.


Secara tradisional, Honda memang dikenal dengan mobilnya yang hemat bahan bakar. Oleh karena itu, mereka ingin mengulang kesuksesannya di era mobil listrik dengan menciptakan EV yang sangat efisien dan tangguh.


Pihak Honda benar-benar berharap dapat melihat profitabilitas bisnis mobilnya meningkat pada tahun fiskal berikutnya, mengingat mereka telah menutup beberapa fasilitas manufaktur yang tidak layak, termasuk pabriknya di Inggris, Turki dan Jepang.


Honda sangat ingin memanfaatkan elektrifikasi sebagai peluang baru untuk meninjau ulang produk apa saja yang harus mereka dikeluarkan. Hal tersebut lantaran tahun lalu Honda hanya mengantongi margin sebesar 13% untuk sepeda motor dan 1% untuk mobil. Dengan adanya elektrifikasi, Honda berharap keuntungan perusahaan dapat meningkat seiring perubahan zaman.

0 Komentar


Tambah Komentar