https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d33b7c4-1d2a-48b6-a495-200e44ff9e28.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/dcc4700e-7361-4337-b3e8-4112b444e6ac.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/90b24f72-ac16-4372-bceb-772ae34ff4db.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f48ef098-0e85-4e90-b9c2-037c45bc5970.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/23295728-aa72-4feb-beba-c964e1fc27ca.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d33b7c4-1d2a-48b6-a495-200e44ff9e28.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/dcc4700e-7361-4337-b3e8-4112b444e6ac.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/23295728-aa72-4feb-beba-c964e1fc27ca.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d33b7c4-1d2a-48b6-a495-200e44ff9e28.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/dcc4700e-7361-4337-b3e8-4112b444e6ac.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/90b24f72-ac16-4372-bceb-772ae34ff4db.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f48ef098-0e85-4e90-b9c2-037c45bc5970.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/23295728-aa72-4feb-beba-c964e1fc27ca.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d33b7c4-1d2a-48b6-a495-200e44ff9e28.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/dcc4700e-7361-4337-b3e8-4112b444e6ac.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/90b24f72-ac16-4372-bceb-772ae34ff4db.JPG

Hentikan Pengembangan Mobil Bensin, Audi Akan Fokus Elektrifikasi

18 March 2021

dilihat 63x

Mobilku.com - CEO Audi Markus Duesmann dikabarkan telah mengkonfirmasi bahwa Audi akan segera menghentikan seluruh pengembangan untuk kendaraan baru bermesin pembakaran, baik itu bensin maupun diesel.


Dalam wawancaranya dengan media, CEO Audi mengatakan bahwa perusahaan akan semaksimal mungkin mengikuti regulasi yang sudah ditetapkan oleh Uni Eropa terkait aturan standar emisi. "Rencana UE untuk standar emisi merupakan tantangan teknis yang sangat besar, namun memiliki manfaat bagi lingkungan. Hal itu tentu saja akan sangat membatasi ruang gerak mesin pembakaran. Kami tidak akan lagi mengembangkan mesin pembakaran internal baru, tetapi akan menyesuaikan mesin pembakaran internal kami yang ada dengan pedoman emisi baru,” ujar Duesmann.


Dengan kata lain, Audi kini sudah memulai penghapusan mesin pembakaran secara bertahap, meskipun regulasi nya baru akan dimulai pada tahun 2025. Namun berita ini seharusnya tidak begitu menjadi kejutan besar, karena Audi A4 dan A5 generasi terbaru sudah siap meninggalkan mesin pembakarannya, dan ada juga e-tron GT sebagai salah satu ujung tombak elektrifikasi perusahaan saat ini. Audi bahkan diketahui memiliki sebuah proyek rahasia yang disebut sebagai Project Artemis 2024, yang digadang-gadang akan mengguncang Volkswagen Group sebagai induk perusahaan nya.


Langkah besar yang dilakukan oleh Audi secara tidak langsung juga akan berdampak signifikan pada merek Volkswagen, karena banyak model dari Volkswagen, termasuk Arteon, yang menggunakan mesin bensin yang dikembangkan oleh Audi. Saat ini, Audi diketahui telah memiliki 12 plug-in hybrid dan sedang mengejar target untuk menghadirkan 20 kendaraan listrik baru pada tahun 2025.


Selain e-tron GT dan e-tron SUV, akan hadir Q4 e-tron dengan harga yang lebih terjangkau yang kabarnya akan segera debut bulan depan. Mengikuti keputusan Audi, kami tidak akan terlalu terkejut jika suatu saat nanti Grup Volkswagen akan mendeklarasikan diri sebagai perusahaan EV only, layaknya General Motors dan juga Volvo.

0 Komentar


Tambah Komentar