https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/59b2a78a-a4a1-4cdd-ac7a-6accdf5c826f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/58bdfb76-3ecf-44ae-b404-69fda2121867.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/34323cb9-1379-489c-af1b-00743f2efd5d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2a181a5f-f4d4-4eae-b1b2-97216d5e48ba.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2fef4120-cb34-46e8-8207-05998a22d4f4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/59b2a78a-a4a1-4cdd-ac7a-6accdf5c826f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/58bdfb76-3ecf-44ae-b404-69fda2121867.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2fef4120-cb34-46e8-8207-05998a22d4f4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/59b2a78a-a4a1-4cdd-ac7a-6accdf5c826f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/58bdfb76-3ecf-44ae-b404-69fda2121867.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/34323cb9-1379-489c-af1b-00743f2efd5d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2a181a5f-f4d4-4eae-b1b2-97216d5e48ba.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2fef4120-cb34-46e8-8207-05998a22d4f4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/59b2a78a-a4a1-4cdd-ac7a-6accdf5c826f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/58bdfb76-3ecf-44ae-b404-69fda2121867.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/34323cb9-1379-489c-af1b-00743f2efd5d.jpeg

Hampir Empat Tahun Berlalu, Nissan Masih Berambisi Untuk Menangkap Carlos Ghosn

12 September 2022

dilihat 157x

Mobilku.com - Sudah hampir empat tahun sejak pemecatan dan didaftarkannya mantan CEO Nissan Carlos Ghosn sebagai buronan pemerintah Jepang, dan Nissan masih tetap semangat untuk memenjarakan Ghosn.


Nissan mengatakan bahwa mereka menuntut ganti rugi dari Ghosn sebesar $108 juta. Nissan jua meminta ganti rugi kepada Greg Kelly, selaku mantan direktur Nissan Amerika sekaligus penasihat Ghosn ketika menjabat. 


Nissan percaya bahwa Kelly telah menjadi kaki tangannya dan menuduh kedua orang tersebut menggelapkan uang perusahaan sebesar $80,5 juta dari 2010 hingga 2018. Namun kedua orang tersebut menyangkal dan berdalih bahwa uang tersebut digunakan untuk perusahaan.


Bukan hanya hukum Jepang, Ghosn juga dikabarkan diburu oleh otoritas Prancis dengan tuduhan bahwa Ghosn telah menggelapkan jutaan euro dari Renault selama masa jabatannya sebagai CEO. Sayangnya, pihak Renault enggan memberitahu kerugian yang mereka alami.


Masuknya Renault ke dalam masalah ini malah membuat segalanya lebih rumit bagi Ghosn. Dirinya sekarang terperangkap di kampung halamannya di Lebanon, yang tentu saja dengan segudang fasilitas dan jumlah uang yang banyak.

0 Komentar


Tambah Komentar