https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3b7d35b6-e84e-4269-adcc-0c9cc1b29edb.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9de269c6-044a-4598-9f83-b7f5f074fb4d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c061c6c7-8e01-4d80-b0db-0bedd40b0994.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/96567cd0-66c5-44fe-a466-6ec104caf26a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/04b2c251-f64e-4201-8ecb-e5f523a28c59.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ccab24d1-e772-4e2d-8e24-938b8e097e15.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3b7d35b6-e84e-4269-adcc-0c9cc1b29edb.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9de269c6-044a-4598-9f83-b7f5f074fb4d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ccab24d1-e772-4e2d-8e24-938b8e097e15.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3b7d35b6-e84e-4269-adcc-0c9cc1b29edb.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9de269c6-044a-4598-9f83-b7f5f074fb4d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c061c6c7-8e01-4d80-b0db-0bedd40b0994.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/96567cd0-66c5-44fe-a466-6ec104caf26a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/04b2c251-f64e-4201-8ecb-e5f523a28c59.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ccab24d1-e772-4e2d-8e24-938b8e097e15.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3b7d35b6-e84e-4269-adcc-0c9cc1b29edb.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9de269c6-044a-4598-9f83-b7f5f074fb4d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c061c6c7-8e01-4d80-b0db-0bedd40b0994.jpg

GM Hengkang Dari Thailand

18 February 2020

dilihat 199x

Mobilku.com - General Motors (GM) mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan penjualan kendaraan Chevrolet di Thailand. Menurut Andy Dunstan yang merupakan salah satu petinggi produsen mobil tersebut, rendahnya perkiraan volume penjualan domestik dan ekspor telah berdampak pada kelangsungan bisnis GM secara signifikan.


Namun, GM masih akan terus melayani pelanggan Chevrolet di bagian aftersales melalui outlet layanan resminya. Sedangkan untuk pekerjanya, Hector Villarreal (presiden GM untuk wilayah Asia Tenggara) mengatakan kalau GM akan memberikan para karyawannya paket pesangon yang lebih baik daripada yang disyaratkan dalam undang-undang perburuhan Thailand.


GM berencana untuk menjual pabriknya yang terletak di provinsi Rayong ke Great Wall Motors (GWM) asal China pada akhir tahun 2020. Pengakuisisian pabrik Rayong di Thailand milik GM akan membantu pengembangan bisnis Great Wall Motors di Thailand untuk pasar Asia Tenggara. Great Wall Motors akan memperluas seluruh wilayah Asia Tenggara dengan Thailand sebagai pusatnya, dan mengekspor produknya ke negara-negara Asean lainnya.


General Motors memasuki Thailand pada bulan Januari 2000, dan kemudian membangun dua fasilitas manufaktur di kawasan industri WHA Eastern Seaboard yang terletak di Rayong. Pabrik perakitan kendaraan mereka mempunyai kapasitas produksi tahunan sebanyak 180.000 unit, sedangkan pabrik powertrain mereka mempunyai kapasitas untuk memproduksi 120.000 unit per tahun.


Produsen mobil asal Amerika Serikat tersebut memiliki 1.900 karyawan di negara Thailand, dengan 1.200 pekerja di lokasi pabrik. General Motors mengumumkan bahwa mereka juga akan mengurangi penjualan, desain dan operasional di negara Australia dan Selandia Baru, serta mempensiunkan brand Holden pada tahun 2021.

0 Komentar


Tambah Komentar