https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/92659516-926f-4696-8df4-8b06d5b880e7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/adc8335a-34ab-4f66-9aae-3e4ac927c59b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/af2260be-718d-4465-8b4e-c310390f70b6.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e1cc248e-3520-4bea-a23b-45fd720a4775.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f352b829-4432-49fa-a61f-9bd128c7c444.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/92659516-926f-4696-8df4-8b06d5b880e7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/adc8335a-34ab-4f66-9aae-3e4ac927c59b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f352b829-4432-49fa-a61f-9bd128c7c444.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/92659516-926f-4696-8df4-8b06d5b880e7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/adc8335a-34ab-4f66-9aae-3e4ac927c59b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/af2260be-718d-4465-8b4e-c310390f70b6.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e1cc248e-3520-4bea-a23b-45fd720a4775.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f352b829-4432-49fa-a61f-9bd128c7c444.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/92659516-926f-4696-8df4-8b06d5b880e7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/adc8335a-34ab-4f66-9aae-3e4ac927c59b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/af2260be-718d-4465-8b4e-c310390f70b6.jpg

General Motors Gelontorkan Seluruh Modal Usahanya Untuk Mengembangkan EV

20 November 2020

dilihat 94x

Mobilku.com - Komitmen General Motors dalam mengembangkan mobil listrik di masa depan sepertinya sudah sangat serius. Pabrikan asal Amerika Serikat tersebut juga telah menginvestasikan lebih dari $ 27 miliar untuk pengembangan mobil listrik di masa depan, dan berencana akan merilis 30 EV baru pada tahun 2025.


Yang lebih gilanya lagi adalah bahwa investasi yang mereka lakukan sudah dimulai sejak pandemi COVID-19 masih menghantui perekonomian seluruh dunia. Pihak GM mengklaim bahwa setengah dari anggaran belanja modalnya ke depan akan digunakan untuk pengembangan kendaraan listrik dan otonom listrik. Sisanya, akan digunakan untuk mempekerjakan 3.000 orang di bidang desain sistem kelistrikan, perangkat lunak infotainment dan teknik kontrol, serta pengembang untuk Java, Android, iOS, dan platform lainnya.


Maraknya kehadiran mobil EV belakangan ini juga telah membuat para insinyur GM meningkatkan jangkauan maksimum EV berbasis Ultium mereka, yang semula 643 km menjadi 724 km. Angka tersebut tidaklah buruk, akan tetapi mereka tidak hanya akan berhenti sampai di situ. Pihak GM mengatakan bahwa mereka sudah memiliki rencana untuk menghadirkan Ultium generasi kedua yang kini masih dalam tahap pengembangan. 


GM bahkan memperkirakan bahwa mereka akan mampu memberikan kepadatan energi dua kali lipat dengan hanya mengeluarkan setengah biaya bahan kimia untuk baterai yang ada saat ini. Selain EV yang murni bertenaga baterai, GM juga berencana untuk terus mengembangkan sistem sel bahan bakar Hydrotec hasil kerjasamanya dengan Honda.


Intinya adalah kemajuan teknologi EV akan terus berkembang, dan jenis investasi dari produsen otomotif besar mungkin akan menjadi jauh lebih baik dalam dari waktu ke waktu. Sekarang kita hanya perlu menunggu hasil karya dari raksasa otomotif dunia untuk merilis EV mereka.

0 Komentar


Tambah Komentar