https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/eb00904f-8924-4b6c-859d-9db0b1b9a734.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e25320ed-81bd-47b0-8df2-484a18664117.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5b161f9b-e2ed-4a63-a40a-68976b6cb424.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/58337a44-26bf-4040-b6f0-e4571936f27a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/96cd4d73-2518-420c-8e20-fb60c5fc7ae0.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/eb00904f-8924-4b6c-859d-9db0b1b9a734.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e25320ed-81bd-47b0-8df2-484a18664117.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/96cd4d73-2518-420c-8e20-fb60c5fc7ae0.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/eb00904f-8924-4b6c-859d-9db0b1b9a734.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e25320ed-81bd-47b0-8df2-484a18664117.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5b161f9b-e2ed-4a63-a40a-68976b6cb424.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/58337a44-26bf-4040-b6f0-e4571936f27a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/96cd4d73-2518-420c-8e20-fb60c5fc7ae0.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/eb00904f-8924-4b6c-859d-9db0b1b9a734.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e25320ed-81bd-47b0-8df2-484a18664117.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5b161f9b-e2ed-4a63-a40a-68976b6cb424.jpeg

General Motor Kena Denda $ 145 Juta Karena Menjual Mobil Diluar Standar Emisi

06 July 2024

dilihat 59x

Mobilku.com - Pabrikan mobil asal Amerika Serikat, General Motor, dilaporkan harus membayar denda lebih dari $145,8 juta karena telah menjual sekitar 5,9 juta kendaraan yang tidak mematuhi peraturan emisi.


Mobil tersebut merupakan model tahun 2012 dan 2018, dimana GM menjual sekitar 4,6 juta truk pikap dan SUV ukuran penuh, dan 1,3 juta SUV. Menurut Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), jutaan mobil tersebut telah menghasilkan emisi CO2 10% lebih tinggi dibandingkan data yang diklaim GM.


Selain membayar denda lebih dari $145,8 juta, GM juga secara sukarela menghentikan sekitar 50 juta ton kredit polusi karbon dioksida yang dibelinya sekitar satu dekade lalu dengan nilai sekitar $100 juta. 


“Kami percaya ini adalah tindakan terbaik untuk segera menyelesaikan masalah yang belum terselesaikan dengan pemerintah federal. GM akan terus berkomitmen untuk mengurangi emisi mobil dan berupaya mencapai tujuan elektrifikasi armada Pemerintah,” kata perwakilan GM saat menanggapi masalah tersebut.


Model GM yang terkena dampak dilengkapi dengan mesin 2,4 liter, 5,3 liter, 6,2 liter, dan 4,3 liter, seperti Chevrolet Equinox, Chevrolet Silverado, GMC Sierra, Cadillac Escalade, dan GMC Yukon.


Ini bukan pertama kalinya GM harus membayar denda yang besar. Tahun lalu, mereka membayar denda penghematan bahan bakar sebesar $128,2 juta karena gagal memenuhi persyaratan untuk tahun 2016 dan 2017.

 



0 Komentar


Tambah Komentar