https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1d251c29-a47c-4508-b969-6a0a408e3671.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/827bc868-7679-4159-a599-a94fae6588c5.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5bee0aba-6697-412b-81ba-3c19dc306d98.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/05578c79-ac78-46de-a518-211cd1a0dc68.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9141d6a9-8209-425f-9f1f-6b5454081134.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1d251c29-a47c-4508-b969-6a0a408e3671.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/827bc868-7679-4159-a599-a94fae6588c5.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9141d6a9-8209-425f-9f1f-6b5454081134.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1d251c29-a47c-4508-b969-6a0a408e3671.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/827bc868-7679-4159-a599-a94fae6588c5.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5bee0aba-6697-412b-81ba-3c19dc306d98.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/05578c79-ac78-46de-a518-211cd1a0dc68.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9141d6a9-8209-425f-9f1f-6b5454081134.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1d251c29-a47c-4508-b969-6a0a408e3671.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/827bc868-7679-4159-a599-a94fae6588c5.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5bee0aba-6697-412b-81ba-3c19dc306d98.jpg

Ferrari Tetap Optimis Akan Tetap Meraih Laba Dikala Pandemi Masih Berlangsung

04 August 2020

dilihat 83x

Mobilku.com - Ferrari dikabarkan memangkas prediksi target pendapatan selama setahun penuh, setelah mengalami penurunan pendapatan di kuartal kedua sebanyak 60% akibat coronavirus. Namun pihak perusahaan mengatakan bahwa hingga saat ini pesanan masih cukup banyak, dan saham mobil tersebut pun ikut naik sebanyak 4%.


Kepala Eksekutif Louis Camilleri mengatakan kepada analis bahwa pesanan mereka telah naik cukup signifikan, bahkan lebih baik daripada periode yang sama pada tahun lalu. Perusahaan mengatakan bahwa menurunnya penjualan pada bulan April-Juni diakibatkan karena terhentinya produksi pabrik, yang secara tidak langsung juga ikut menurunkan pendapatan mereka. Namun menurut seorang analis, penutupan tersebut setidaknya telah mengakibatkan penurunan sebesar 60% dalam pendapatan yang disesuaikan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi atau (EBITDA) menjadi 124 juta euro pada kuartal kedua, sesuai dengan yang analis perkirakan sekitar 120 juta euro.


Pabrikan supercar tersebut juga tidak hanya mengalami kerugian atas tutupnya pabrik dan sepinya penjualan. Mereka juga harus menghentikan sementara kegiatanya di F1 yang mengakibatkan berkurangnya jumlah balapan, sponsorship dan pengunjung toko serta museum. Namun menurut Analyst Morgan Stanley mengatakan bahwa situasi kuartal kedua Ferrari masih sangat kuat dan positif, menempatkan perusahaan tersebut berada di jalur arus kas positif yang diharapkan dapat memperbaiki kerugiannya di tahun 2021.


Meskipun banyak analis yang mengatakan mereka merugi, Ferrari tetap optimis bahwa tahun 2020 akan mereka lewati dengan baik-baik saja. Mereka bahkan mengharapkan akan meraih keuntungan sebanyak 3,4 miliar euro pada tahun 2020, sama seperti tahun lalu disaat tidak ada pandemi. Ferrari juga akan terus maju dengan strategi meluncurkan model baru agar dapat mendukung pertumbuhan dan profitabilitas. Ferrari juga akan meluncurkan dual model baru akhir tahun ini, meskipun pandemi masih melanda. Ini telah menjadi bukti, bahwa perusahaan dengan logo kuda jingkrak tersebut masih tetap kuat walaupun dihantam musibah.

0 Komentar


Tambah Komentar