https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/73e48984-2fbf-4470-8e71-61d36f817c65.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a14d50b7-2d55-402e-bb4f-0713c71f4876.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b2d39512-ba41-44d6-a279-fa1c595910d4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c40f51f5-ea39-471d-88a1-1dbb6ac4043f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aad93fdb-31f3-4658-9b6e-59d4f2e2d973.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/73e48984-2fbf-4470-8e71-61d36f817c65.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a14d50b7-2d55-402e-bb4f-0713c71f4876.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aad93fdb-31f3-4658-9b6e-59d4f2e2d973.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/73e48984-2fbf-4470-8e71-61d36f817c65.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a14d50b7-2d55-402e-bb4f-0713c71f4876.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b2d39512-ba41-44d6-a279-fa1c595910d4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c40f51f5-ea39-471d-88a1-1dbb6ac4043f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aad93fdb-31f3-4658-9b6e-59d4f2e2d973.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/73e48984-2fbf-4470-8e71-61d36f817c65.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a14d50b7-2d55-402e-bb4f-0713c71f4876.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b2d39512-ba41-44d6-a279-fa1c595910d4.jpg

Ferrari Akan Luncurkan EV Pertamanya Di Tahun 2025

17 April 2021

dilihat 54x

Mobilku.com - Chairman Ferrari, John Elkann, mengatakan bahwa Ferrari akan merilis sebuah mobil full listrik pertama mereka di tahun 2025.


Berita mengenai kehadiran Ferrari listrik sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, karena sebelumnya sempat beredar gambar paten yang diajukan oleh Ferrari untuk sistem penggerak listrik modular pada tahun lalu.


Dalam pernyataannya, Elkann tidak memberikan rincian apapun terkait kendaraan listrik tersebut. Akan tetapi, mantan CEO Louis Camilleri pada tahun 2019 sempat mengatakan bahwa perusahaan sedang mempelajari potensi mobil bergaya grand tourer, dan tidak akan menjadi sebuah supercar layaknya Lotus Evija maupun Rimac.


Selama rapat umum tahunan Ferrari, Elkann juga mengatakan bahwa pencarian CEO baru hingga saat ini masih berlangsung. Nantinya, CEO baru lah yang akan memberikan langsung informasi terbaru tentang masa depan Ferrari.


Sebuah rumor juga menunjukkan bahwa EV pertama Ferrari akan menjadi sebuah crossover. Hal ini bisa dibilang masih cukup masuk akal, mengingat tahun depan mereka berencana akan meluncurkan Purosangue sebagai crossover pertama mereka.


Ferrari sebenarnya masih menahan untuk tidak mengeluarkan mobil listrik, tetapi aturan emisi yang lebih ketat dan tren pasar yang sudah mulai berubah membuat pabrikan Italia ini harus segera mulai bebenah.


Sementara kehadiran Ferrari listrik masih cukup lama, Ferrari dikabarkan akan fokus pada teknologi plug-in hybrid untuk sementara waktu. Menyusul wacana tersebut, mereka diketahui telah meluncurkan SF90 Stradale plug-in hybrid dan menargetkan 60 persen rangkaian listrik pada tahun 2022.


Perusahaan juga tengah mencari lebih banyak energi alternatif, seperti penggunaan hidrogen atau biofuel agar mobil mereka bisa tetap bertahan.

0 Komentar


Tambah Komentar