https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9ec355ab-95b0-4ef0-8c42-ea4d792d90e2.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d8e067e0-c5b2-4d16-a00e-0ac9532fa743.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/58625938-ba14-4ed1-a1a4-3c38b3b714e5.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/95581a7c-0f52-46db-8b1f-3ab03dc15324.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4ec42233-b3a2-4f34-8a6a-eb0f42e9cc23.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9ec355ab-95b0-4ef0-8c42-ea4d792d90e2.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d8e067e0-c5b2-4d16-a00e-0ac9532fa743.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4ec42233-b3a2-4f34-8a6a-eb0f42e9cc23.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9ec355ab-95b0-4ef0-8c42-ea4d792d90e2.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d8e067e0-c5b2-4d16-a00e-0ac9532fa743.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/58625938-ba14-4ed1-a1a4-3c38b3b714e5.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/95581a7c-0f52-46db-8b1f-3ab03dc15324.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4ec42233-b3a2-4f34-8a6a-eb0f42e9cc23.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9ec355ab-95b0-4ef0-8c42-ea4d792d90e2.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d8e067e0-c5b2-4d16-a00e-0ac9532fa743.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/58625938-ba14-4ed1-a1a4-3c38b3b714e5.JPG

Fans Jeep Khawatir Jika Elektrifikasi Dan Torsi Instan Akan Merusak Sensasi Offroad

09 April 2022

dilihat 139x

Mobilku.com - Banyak orang beranggapan bahwa Jeep EV tidak akan menyenangkan untuk dibawa melakukan offroad. Menanggapi hal tersebut, kepala Desain Jeep, Mark Allen mengatakan “jangan khawatir”.


Mark Allen menegaskan bahwa Jeep EV akan menawarkan sensasi yang tidak kalah menariknya dibandingkan Jeep konvensional. Meskipun teknologinya akan mempermudah penjelajahan, pihak Jeep tidak berniat untuk membuat mobilnya menjadi mudah, tetapi membuat Jeep EV mampu menerjang jalur yang lebih sulit.


Jeep EV diklaim akan memiliki mode 4WD yang setiap roda nya bisa dikontrol secara individual, ditambah dengan torsi instan yang membuat penjelajahan sedikit lebih mudah. Selain itu, Jeep EV juga memiliki teknologi pengereman regeneratif yang super canggih, sehingga pengemudi dapat menuruni tanjakan yang sangat curam tanpa perlu menyentuh rem.


Sejauh ini memang belum ada satupun Jeep EV yang dirilis, wajar rasanya jika para penggemarnya khawatir jika elektrifikasi akan mematikan sensasi off-road. Sejauh ini pihak Jeep hanya mengatakan bahwa mereka masih mengembangkan Jeep listrik, salah satu yang sempat diperkenalkan adalah Jeep Magneto.


Allen menyebutkan bahwa persoalan yang sebenarnya bukanlah tentang fitur offroad, perusahaan kini sedang mencari cara untuk memberikan Jeep EV mereka jangkauan, bobot, serta teknologi pengisian daya.


“Kami sangat terbuka dengan saran dan ide apapun, tetapi ada banyak hal lain yang harus diperhatikan. Magneto adalah gerbang pembuka era mobil listrik bagi Jeep, dan kami tidak sabar untuk memperkenalkannya,” tutup Allen.


Tidak banyak informasi mengenai nameplate apa yang digunakan, salah satu yang belum masuk jadwal adalah Wrangler listrik yang dikatakan masih jauh dari elektrifikasi. Menurut beberapa rumor yang beredar, Jeep akan lebih dulu menggunakan hybrid sebelum akhirnya beralih sepenuhnya ke tenaga listrik.

0 Komentar


Tambah Komentar