https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2d47249e-83e1-4709-878b-8b48ae960daa.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f13d2811-d076-468e-8756-d6d51d244fc8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3ef343f5-8649-43aa-8089-51860904ae50.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1ba66b69-7121-4e57-9fb0-c06c8fba757c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/afab376c-41b7-497f-8885-ec7c02709df8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2d47249e-83e1-4709-878b-8b48ae960daa.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f13d2811-d076-468e-8756-d6d51d244fc8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/afab376c-41b7-497f-8885-ec7c02709df8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2d47249e-83e1-4709-878b-8b48ae960daa.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f13d2811-d076-468e-8756-d6d51d244fc8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3ef343f5-8649-43aa-8089-51860904ae50.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1ba66b69-7121-4e57-9fb0-c06c8fba757c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/afab376c-41b7-497f-8885-ec7c02709df8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2d47249e-83e1-4709-878b-8b48ae960daa.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f13d2811-d076-468e-8756-d6d51d244fc8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3ef343f5-8649-43aa-8089-51860904ae50.jpeg

Euro NCAP Tambahkan Ketersediaan Tombol Fisik Sebagai Dasar Penilaian Baru

07 March 2024

dilihat 66x

Mobilku.com - Program Penilaian Mobil Baru Eropa (Euro NCAP) mengatakan mereka mulai tidak menyukai arah desain otomotif saat ini. Dan sekarang, mereka akan melakukan sesuatu untuk mengatasinya.


Belum lama ini Euro NCAP mengumumkan serangkaian persyaratan baru untuk mobil yang ingin mencapai peringkat keselamatan bintang lima atau nilai sempurna di masa mendatang. 


Nantinya, produsen mobil mana pun yang ingin kendaraan bermotornya unggul dalam uji keselamatan grup perlu menambahkan lebih banyak tombol fisik dan tidak lagi menekankan kontrol sensitif sentuhan.


Seperti kita ketahui, perkembangan interior mobil selama beberapa tahun terakhir ini mulai banyak menghilangkan tombol fisik dan menggantinya dengan sensor haptic atau touchscreen. Hal ini dinilai cukup berbahaya, karena dalam beberapa kesempatan dapat memecah konsentrasi pengemudi hanya untuk menyalakan sebuah fitur.


“Penggunaan layar sentuh yang berlebihan adalah masalah yang terjadi di seluruh industri, dengan hampir setiap produsen kendaraan memindahkan kontrol tombol ke layar sentuh pusat, sehingga mengharuskan pengemudi untuk mengalihkan pandangan dari jalan dan meningkatkan risiko gangguan kecelakaan,” Matthew Avery, direktur Euro NCAP.


Euro NCAP sangat menyadari bahwa layar sentuh akan tetap ada, namun mereka ingin melihat pembuat mobil mengembalikan kontrol fisik untuk fungsi dasar yang lebih mudah dicapai. Peraturan baru Euro NCAP nantinya akan menilai kontrol fisik untuk lampu sein, lampu hazard, wiper kaca depan, klakson, dan fungsi lainnya.


Karena Euro NCAP adalah badan keselamatan independen, maka standar baru yang diusulkan bukanlah persyaratan hukum, dan dengan demikian hanya merupakan saran bagi produsen mobil.


Namun, kelompok ini didukung oleh beberapa negara Uni Eropa dan beberapa pabrikan besar seperti Tesla, Volkswagen, BMW, Audi, dan lainnya. Sehingga penilaian dari Euro NCAP seringkali menjadi faktor tambahan bagi konsumen.




0 Komentar


Tambah Komentar