https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7049ced9-a6be-4968-8911-b81c8cb81bf4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fa02376c-0799-4d15-b18f-4d739838eb19.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/abedd23b-5708-444b-aae1-915b8fc8f562.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/14f8328a-9aa4-4e4b-ba94-4c75478a4877.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/77e262ba-36f3-404c-b957-65fe3f80ee0c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7049ced9-a6be-4968-8911-b81c8cb81bf4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fa02376c-0799-4d15-b18f-4d739838eb19.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/77e262ba-36f3-404c-b957-65fe3f80ee0c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7049ced9-a6be-4968-8911-b81c8cb81bf4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fa02376c-0799-4d15-b18f-4d739838eb19.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/abedd23b-5708-444b-aae1-915b8fc8f562.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/14f8328a-9aa4-4e4b-ba94-4c75478a4877.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/77e262ba-36f3-404c-b957-65fe3f80ee0c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7049ced9-a6be-4968-8911-b81c8cb81bf4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fa02376c-0799-4d15-b18f-4d739838eb19.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/abedd23b-5708-444b-aae1-915b8fc8f562.jpg

Dua Orang Yang Membantu Carlos Ghosn Kabur Mengaku Bersalah dan Menyesalinya

02 July 2021

dilihat 37x

Mobilku.com - Cerita tentang kehidupan Carlos Ghosn bisa dibilang memang luar biasa. Setelah memulai karirnya di Michelin dan menempuh masa jaya nya, Ghosn telah berhasil mengambil posisi di Nissan dan menyelamatkan perusahaan tersebut dari kebangkrutan di akhir tahun 90-an. 


Setelah digembar-gemborkan sebagai pahlawan, Ghosn yang sedang berada di puncak karirnya terpaksa harus jatuh akibat tuduhan penyalahgunaan dana perusahaan pada tahun 2018.


Setelah diduga menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi, Ghosn melarikan dari persidangannya menuju Lebanon, dimana dia bersembunyi di sebuah kotak peralatan di dalam jet pribadi. 


Pelarian Ghosn diketahui dibantu oleh dua orang asal Amerika yang bernama Michael Taylor, seorang veteran Pasukan Khusus Angkatan Darat AS, dan putranya Peter Taylor. Keduanya telah menghadapi persidangan di Jepang, dan sudah diekstradisi awal tahun ini.


Sempat timbul dugaan bahwa hubungan pribadilah yang menarik keluarga Taylor untuk terlibat membantu Ghosn. Michael Taylor menyatakan bahwa sepupu Ghosn, yang merupakan saudara ipar dari istri Michael telah meyakinkannya untuk membantu merancang jalan keluar bagi Ghosn.


"Saya sangat menyesali tindakan saya dan dengan tulus meminta maaf karena menyebabkan kesulitan bagi sistem peradilan dan bagi orang-orang Jepang," ujar Michael Taylor ketika berbicara di pengadilan.


Ayah dan anak itu juga mengaku menyesal atas peran mereka dalam membantu Ghosn melarikan diri. Sang anak, Peter Taylor, bahkan menyatakan bahwa selama hampir 400 hari di penjara dirinya banyak merenung dan sangat menyesali perbuatannya.


Pengadilan berikutnya dijadwalkan pada hari Jumat, dengan keduanya berharap diizinkan kembali ke Amerika Serikat untuk bersatu kembali dengan keluarga.


Sementara itu, Ghosn sendiri tetap menjadi buronan internasional yang saat ini tinggal di Lebanon. Pihak Jepang mengaku kesulitan menangkap Ghosn Lantaran tidak adanya perjanjian ekstradisi antara Jepang dan Lebanon.

0 Komentar


Tambah Komentar