https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/625deedf-e7e0-4d61-b195-a88770609655.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0785e91b-e9ab-45c1-b783-d541af45f2b3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/902e203f-0201-4fc7-afa3-35d5f0d2dcd1.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/15fd1023-021e-4da9-be43-8dad8eb623a6.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ed6b49f0-4f84-43b2-898e-f11cd845d446.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b5bf98ae-eeac-408e-996c-855828d91c77.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1c54850d-9370-45f8-b054-c0cc34891b52.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/625deedf-e7e0-4d61-b195-a88770609655.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0785e91b-e9ab-45c1-b783-d541af45f2b3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1c54850d-9370-45f8-b054-c0cc34891b52.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/625deedf-e7e0-4d61-b195-a88770609655.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0785e91b-e9ab-45c1-b783-d541af45f2b3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/902e203f-0201-4fc7-afa3-35d5f0d2dcd1.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/15fd1023-021e-4da9-be43-8dad8eb623a6.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ed6b49f0-4f84-43b2-898e-f11cd845d446.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b5bf98ae-eeac-408e-996c-855828d91c77.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1c54850d-9370-45f8-b054-c0cc34891b52.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/625deedf-e7e0-4d61-b195-a88770609655.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0785e91b-e9ab-45c1-b783-d541af45f2b3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/902e203f-0201-4fc7-afa3-35d5f0d2dcd1.jpg

Dijamin Ongkos Produksi Murah, India Terus Bujuk Tesla Untuk Bangun Gigafactory

03 March 2021

dilihat 61x

Mobilku.com - Setelah Tesla memutuskan untuk membangun pabriknya di India, negara tersebut kini dikabarkan tengah menawarkan insentif untuk memastikan biaya produksi Tesla akan lebih rendah daripada di China jika Tesla mau berkomitmen untuk membuat kendaraan listriknya di India.


Promosi dari menteri transportasi India, Nitin Gadkari, dilakukan beberapa minggu setelah Elon Musk mendaftarkan sebuah perusahaan India sebagai langkah untuk memasuki negara sekitar pertengahan tahun 2021. Sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan bahwa Tesla berencana untuk memulai pergerakannya di India dengan mengimpor dan menjual sedan listrik Model 3. “Pemerintah akan memastikan biaya produksi Tesla paling rendah jika dibandingkan dengan dunia, bahkan China, ketika mereka mulai memproduksi mobilnya di India. Itu akan kami jamin,” ujar Gadkari.


Langkah tersebut merupakan upaya India yang ingin meningkatkan manufaktur lokal kendaraan listrik (EV), baterai, dan komponen lainnya. Selain itu mereka juga ingin menggenjot penjualan dan penggunaan mobil listrik agar dapat menurunkan kadar polusi di beberapa kota. 


Menurut catatan, pasar EV India hanya mampu menyumbang 5.000 unit EV dari total 2,4 juta mobil yang dijual di negara itu pada tahun lalu. Hal tersebut lantaran minimnya infrastruktur pengisian daya serta tingginya biaya EV menghalangi pembeli.


Sebaliknya, di Tiongkok, daya serap pasar tersebut mampu menyerap 1,25 juta unit EV pada tahun 2020 dari total penjualan 20 juta unit mobil. Ini artinya, pasar Tiongkok telah menyumbang lebih dari sepertiga penjualan global Tesla. Sayangnya, hingga saat ini India belum memiliki kebijakan kendaraan listrik yang komprehensif seperti di Tiongkok, dimana pemerintah mewajibkan setiap perusahaan EV untuk berinvestasi di sektor tersebut. 


Akan tetapi Gadkari sangat optimis bahwa India mampu menjadi pasar yang besar, sekaligus bisa menjadi pusat ekspor dunia, terutama dengan sekitar 80% komponen baterai lithium-ion dibuat secara lokal.

0 Komentar


Tambah Komentar