https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c5b2d05-5444-43ef-8ae4-efd3f21c2435.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/15758e04-11a3-40d6-93dc-ca2c6f913ba4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/03c0e785-5f75-4cc2-a38e-e85337e8837a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ab7d37a3-0030-493d-bc03-2000d3961f89.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4c9cc026-baa0-42a8-a238-6fa6c1556ff7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c5b2d05-5444-43ef-8ae4-efd3f21c2435.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/15758e04-11a3-40d6-93dc-ca2c6f913ba4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4c9cc026-baa0-42a8-a238-6fa6c1556ff7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c5b2d05-5444-43ef-8ae4-efd3f21c2435.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/15758e04-11a3-40d6-93dc-ca2c6f913ba4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/03c0e785-5f75-4cc2-a38e-e85337e8837a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ab7d37a3-0030-493d-bc03-2000d3961f89.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4c9cc026-baa0-42a8-a238-6fa6c1556ff7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c5b2d05-5444-43ef-8ae4-efd3f21c2435.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/15758e04-11a3-40d6-93dc-ca2c6f913ba4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/03c0e785-5f75-4cc2-a38e-e85337e8837a.jpg

Dapatkah BMW Menaklukan Tesla di Eropa?

11 July 2020

dilihat 184x

Mobilku.com - Setelah mendapatkan persetujuan dari pengadilan Jerman untuk membuka pabrik mobil dan baterai pertama mereka di Eropa. Tesla Gigafactory dipercaya akan menjadi pijakan baru bagi Elon Musk untuk memulai ekspansinya secara besar-besaran ke benua biru tersebut. Merespon invasi Tesla ke Jerman, BMW dikabarkan juga akan segera memulai produksi EV yang paling dinanti BMW i4, namun rasanya cara tersebut dinilai belum cukup.


Di tengah persaingan ketat EV di Eropa, sampai saat ini BMW masih enggan untuk membangun arsitektur EV khusus seperti pesaingnya Audi dan Mercedes-Benz. Jika memang masalahnya ada pada cost, BMW seharusnya bisa menempatkan Rolls-Royce Motor Cars Ltd, menjadi perusahaan terpisah. Dengan memberikan Rolls-Royce Motors sahamnya sendiri tidak hanya akan membantu mengembangkan Legacy nya, tetapi akan membantu BMW untuk lebih fokus mengembangkan produk EV.


Digambarkan sebagai pemimpin yang strategis dan analitis CEO BMW Oliver Zipse akan memiliki beban besar di masa mendatang untuk membawa BMW menuju kemenangan. Zipse masih percaya bahwa mengoperasikan mesin produksi BMW di bawah satu atap, akan dapat memaksimalkan efisiensi. Namun jika dilihat kebelakang, pada saat pengangkatan dirinya menggantikan Harald Krüger, BMW saja dalam kondisi dikalahkan oleh Mercedes-Benz di pasar mobil mewah global. BMW harus benar-benar keluar dari zona nyaman untuk meraih posisi teratas melawan pabrikan global.


Mungkin membangun dedicated EV architecture belum menjadi prioritas BMW di waktu dekat. Hal tersebut menandakan hanya Audi dan Mercedes-Benz yang siap menghadang serangan Tesla di Eropa.

0 Komentar


Tambah Komentar