https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6e9657a4-66ef-49a1-871e-cee79e5f4b0b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c8838fe-a5b7-4752-93a5-f9fccba875a5.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/dda81d21-075e-41c5-b614-9dd3d78f6619.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c80ac85f-8eec-4048-ba80-014b6622988d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6b2fb01d-445c-47e2-ac5d-0b646043bb1c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6e9657a4-66ef-49a1-871e-cee79e5f4b0b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c8838fe-a5b7-4752-93a5-f9fccba875a5.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6b2fb01d-445c-47e2-ac5d-0b646043bb1c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6e9657a4-66ef-49a1-871e-cee79e5f4b0b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c8838fe-a5b7-4752-93a5-f9fccba875a5.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/dda81d21-075e-41c5-b614-9dd3d78f6619.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c80ac85f-8eec-4048-ba80-014b6622988d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6b2fb01d-445c-47e2-ac5d-0b646043bb1c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6e9657a4-66ef-49a1-871e-cee79e5f4b0b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c8838fe-a5b7-4752-93a5-f9fccba875a5.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/dda81d21-075e-41c5-b614-9dd3d78f6619.jpeg

CEO Boston Dynamics Bersemangat Karena Tesla Juga Ikut Luncurkan Robot

23 May 2023

dilihat 99x

Mobilku.com - CEO Boston Dynamics, Robert Playter, belum lama ini mengomentari proyek Tesla Bot milik Tesla, dengan mengatakan bahwa perusahaannya sangat bersemangat dan merasakan sisi kompetitif untuk membuat robot terbaik.


Sejak Tesla mengumumkan proyek robot humanoidnya, robot Tesla tersebut sering dibandingkan dengan Boston Dynamics, yang dikenal luas sebagai pemimpin dalam robotika. Sebagaimana kita tahu, robot dari Boston Dynamics cukup viral di internet karena sering menari dan melakukan aksi parkour.


Boston Dynamics menjadi lebih populer ketika diakuisisi oleh Google, tetapi telah berpindah tangan beberapa kali, hingga akhirnya dimiliki oleh Hyundai sekarang. Boston Dynamics mengambil pendekatan untuk menciptakan robot yang dapat diperintah untuk membantu pekerjaan manusia. Sementara Tesla, sangat berambisi untuk menciptakan robot dengan kecerdasan buatan yang dapat berpikir sendiri.


“Elon Musk benar-benar melangkah jauh dengan mengklaim bahwa semua orang pasti menginginkan robot ini dengan harga $30.000. Hal ini tentu sangat berbeda dari strategi Boston Dynamics, yang menjual robot lebih mahal untuk tujuan yang lebih spesifik, seperti kegiatan komersial dan industri,” ujar Playter kepada media.


Terlepas dari perbedaan bisnis yang di adopsi, Playter merasa senang bahwa sudah lebih banyak orang yang melirik industri robotik atau android ini. Boston Dynamics bahkan siap dan sangat bersemangat karena produk mereka bersaing langsung dengan Tesla.


Ketika ditanya tentang biaya dan apa strategi untuk menghadapi Tesla, Playter mengakui bahwa Tesla berada dalam posisi yang bagus dengan memanfaatkan apa yang dipelajarinya dari teknologi EV dan AI. Akan tetapi, Playter optimis jika Boston Dynamics juga memiliki keuntungan besar, karena ada Hyundai bersama mereka.




0 Komentar


Tambah Komentar