https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/656dbde0-dd28-45ac-b614-d7e29ae11210.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b0ca5771-a93b-49bf-83d4-dae1c4a493e7.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2e5be487-16f8-48c2-a26a-23014e0e4f6c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/274312ee-f081-4ce3-88ac-9b9673b937aa.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6e3adf70-bc21-4706-a0a3-de3271106863.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/656dbde0-dd28-45ac-b614-d7e29ae11210.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b0ca5771-a93b-49bf-83d4-dae1c4a493e7.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6e3adf70-bc21-4706-a0a3-de3271106863.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/656dbde0-dd28-45ac-b614-d7e29ae11210.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b0ca5771-a93b-49bf-83d4-dae1c4a493e7.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2e5be487-16f8-48c2-a26a-23014e0e4f6c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/274312ee-f081-4ce3-88ac-9b9673b937aa.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6e3adf70-bc21-4706-a0a3-de3271106863.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/656dbde0-dd28-45ac-b614-d7e29ae11210.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b0ca5771-a93b-49bf-83d4-dae1c4a493e7.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2e5be487-16f8-48c2-a26a-23014e0e4f6c.jpeg

BYD: Mobil Full Self-Driving Yang Sempurna Adalah Hal Yang Mustahil

26 April 2023

dilihat 81x

Mobilku.com - Disaat banyak pabrikan otomotif yang memamerkan kecanggihan teknologi self-driving, raksasa otomotif China BYD malah menanggapi bahwa teknologi tersebut "hampir mustahil" untuk disempurnakan.


Li Yunfei, manajer umum divisi branding dan PR BYD, pada Auto Shanghai 2023 mengatakan bahwa teknologi mengemudi otonom yang sempurna cukup mustahil untuk dihadirkan.


Li menyebutkan bahwa ada kekhawatiran lain terkait etika, terutama pada keamanan psikologis manusia dan regulasi. Li melihat jika sangat sulit untuk mengembangkan kedua permasalahan di atas dibandingkan menciptakan teknologinya.


"Siapa yang akan bertanggung jawab jika terjadi pelanggaran pidana dan perdata saat kendaraan beroperasi dalam mode otonom? Teknologinya mungkin bisa diciptakan, tetapi manusia dan produk hukumnya yang sulit," ujar Li.


Pihak BYD menegaskan bahwa teknologi otonom mungkin akan lebih berguna jika diterapkan pada manufaktur, seperti loading barang, parkir kereta, pengisian bahan bakar, dan masih banyak lagi.


BYD akan menjadi perusahaan pertama yang menyatakan tidak tertarik dengan teknologi tersebut, atau akan menjadi satu-satunya yang tidak terlalu mengejar fitur tersebut.

0 Komentar


Tambah Komentar