https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/40615185-085e-4879-8c56-18a25a574781.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/762fb195-9347-4132-adc5-42894aae2919.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/eacc4b31-c019-4bb3-a317-84f3947b8aca.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/80562dec-cec0-4c1e-9a59-e971e26d5295.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/00f6cf95-35ee-488a-99aa-81c57ec6648d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/02f6355d-f423-45cb-82e3-fa5f9c5f7abe.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/40615185-085e-4879-8c56-18a25a574781.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/762fb195-9347-4132-adc5-42894aae2919.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/02f6355d-f423-45cb-82e3-fa5f9c5f7abe.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/40615185-085e-4879-8c56-18a25a574781.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/762fb195-9347-4132-adc5-42894aae2919.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/eacc4b31-c019-4bb3-a317-84f3947b8aca.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/80562dec-cec0-4c1e-9a59-e971e26d5295.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/00f6cf95-35ee-488a-99aa-81c57ec6648d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/02f6355d-f423-45cb-82e3-fa5f9c5f7abe.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/40615185-085e-4879-8c56-18a25a574781.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/762fb195-9347-4132-adc5-42894aae2919.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/eacc4b31-c019-4bb3-a317-84f3947b8aca.jpeg

Bos Renault : Komite Eropa Tak Perlu Jegal China Masuk, Ciptakan Saja Regulasi Yang Baik Untuk Kami

05 September 2023

dilihat 80x

Mobilku.com - Bos Renault Group, Luca de Meo, mengatakan bahwa komisi Uni Eropa tidak perlu untuk menghambat kemajuan produsen mobil China di pasar Eropa. Uni Eropa hanya perlu memastikan seluruh pabrikan asal Eropa mendapatkan dukungan yang baik agat bisa bersaing dengan pabrikan China.


Berbicara di Munich Motor Show, Luca de Meo mengatakan bahwa perkembangan mobil China di Eropa memang sangat pesat. De Meo justru melihat jika momen ini seharusnya dapat dimanfaatkan oleh komisi Uni Eropa untuk menciptakan regulasi yang lebih baik untuk pabrikan Eropa agar bisa berkompetisi.


De Meo juga kurang setuju dengan Undang-Undang Pengurangan Inflasi (IRA) yang ada di AS, dengan mengutip bukti sejarah bahwa pesatnya pertumbuhan pemain baru di pasar tidak berarti mereka akan mendominasi pasar dengan mudah.


“Jika kita menjumlahkan semua merek non-Eropa di pasar Eropa, jumlahnya hanya sekitar. 25%, bukan 95%. Jadi saya yakin bahwa tidak ada alasan untuk pabrikan China yang sedang menawarkan produk yang kompetitif. Ciptakan saja regulasi yang baik," ujar De Meo.


De Meo justru melihat suksesnya pabrikan China karena ada dukungan yang sangat kuat yang diberikan oleh pemerintah ya. Oleh karena itu, komisi Uni Eropa seharusnya bisa meniru dengan menciptakan regulasi yang lebih baik untuk pabrikan asli Eropa.


Dia juga mengatakan bahwa pabrikan Eropa sangat ingin "didengarkan” oleh komisi Uni Eropa dan menyatakan bahwa peraturan pengurangan karbon yang diberlakukan bukanlah solusi yang tepat saat ini.


Ketika ditanya bagaimana ia dan perwakilan industri lainnya dapat mempromosikan argumen ini, ia menjelaskan: “Itu adalah bagian dari pekerjaan yang kami lakukan dengan ACEA (Asosiasi Produsen Mobil Eropa).


“Tentu saja, titik awalnya bukanlah hal yang baik bagi kami sebagai sebuah asosiasi, sebagai sebuah sektor, karena kami selalu bermain sedikit bertahan namun akhirnya melakukan hal yang sama pada akhirnya. Kami berkata 'tidak, tidak, tidak ', tapi ada asumsi bahwa kami selalu mengeluh. Saya pikir hal itu berdampak pada kredibilitas industri ini," ujar De Meo.


Sebagai informasi. harga rata-rata sebuah kendaraan listrik di China di Eropa berkisar 29,000 Euro, lebih murah dibandingkan beberapa mobil listrik buatan Eropa yang dijual mulai dari 40.000 Euro. Saat ini, BYD adalah pabrikan China terbesar yang membombardir pasar Eropa dengan mobilnya.


Pekan lalu BYD mengatakan labanya melonjak 145 persen dalam tiga bulan hingga Juli menjadi 740 juta Euro setelah mereka berhasil menjual sejumlah mobil dalam jumlah banyak.



0 Komentar


Tambah Komentar