https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3ea2a6f6-9d4e-445e-ac1a-0ee87b7ec94e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/89c192a1-04b8-4086-9270-8fe43a36528f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a4526cc9-df78-4ba9-8cb8-c615a64615b3.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a11431b2-ca4b-4585-a2d8-73caf335b4df.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bf6f17ed-180f-4b45-83de-2fd7ffc29176.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3ea2a6f6-9d4e-445e-ac1a-0ee87b7ec94e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/89c192a1-04b8-4086-9270-8fe43a36528f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bf6f17ed-180f-4b45-83de-2fd7ffc29176.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3ea2a6f6-9d4e-445e-ac1a-0ee87b7ec94e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/89c192a1-04b8-4086-9270-8fe43a36528f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a4526cc9-df78-4ba9-8cb8-c615a64615b3.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a11431b2-ca4b-4585-a2d8-73caf335b4df.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bf6f17ed-180f-4b45-83de-2fd7ffc29176.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3ea2a6f6-9d4e-445e-ac1a-0ee87b7ec94e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/89c192a1-04b8-4086-9270-8fe43a36528f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a4526cc9-df78-4ba9-8cb8-c615a64615b3.jpeg

Bos Honda Akui Industri Otomotif China Lebih Maju Dibanding Mereka

28 April 2023

dilihat 1.759x

Mobilku.com - CEO Honda belum lama ini membuat pengakuan jujur yang mengejutkan tentang ancaman yang ditimbulkan oleh pembuat mobil China setelah dirinya menghadiri pameran Auto Shanghai.


“Mereka di depan kita, bahkan lebih dari yang diperkirakan. Kami sedang memikirkan cara untuk melawan. Kalau tidak, kita akan kalah dalam persaingan ini. Kami menyadari bahwa kami sedikit tertinggal, dan kami bertekad untuk membalikkan keadaan," kata CEO Toshihiro Mibe kepada awak media.


Dia bukan satu-satunya eksekutif yang berbicara tentang merek China, Chief operating officer Honda, Shinji Aoyama, mengatakan bahwa banyak perusahaan bakal kewalahan menghadapi mobil-mobil yang dirilis oleh pabrikan China.


Salah satu pabrikan yang sudah terbukti kewalahan adalah Volkswagen. Pabrikan asal Jerman ini terpaksa diseret dari puncak kejayaan, setelah BYD China dinobatkan sebagai mobil terlaris di China sepanjang 2023.


Strategi yang paling memungkinkan adalah merilis mobil yang jarang dimiliki di China. Untuk itu, Honda berencana merilis beberapa SUV listrik untuk memperkuat perusahaan di pasar China.


Di Shanghai Auto Show, Honda merilis prototipe e:NP2 dan e:NS2 serta konsep Prolog SUV e:N, yang semuanya akan dijual di China pada akhir tahun 2024.


Ketiga mobil ini kabarnya akan menjadi bagian dari 10 model EV baru yang diluncurkan di China pada tahun 2027.


Perusahaan sedang mengembangkan EV yang berbeda untuk Jepang, China, dan AS. Untuk mengurangi biaya produksi Honda menjalin kerja sama dengan perusahaan seperti Sony dan General Motors.




0 Komentar


Tambah Komentar