https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a2a0fec7-75b7-4c1b-bd3e-9d876231e2e6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b5bf2128-e803-4f74-b5df-36a9901e7d47.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a3261a75-c940-438c-91ac-4dc2b86c53e1.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9996edb2-55fe-4ee7-9d32-05d10782ebb2.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c1417ec4-b096-4517-bf2d-680275dd9202.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a2a0fec7-75b7-4c1b-bd3e-9d876231e2e6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b5bf2128-e803-4f74-b5df-36a9901e7d47.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c1417ec4-b096-4517-bf2d-680275dd9202.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a2a0fec7-75b7-4c1b-bd3e-9d876231e2e6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b5bf2128-e803-4f74-b5df-36a9901e7d47.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a3261a75-c940-438c-91ac-4dc2b86c53e1.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9996edb2-55fe-4ee7-9d32-05d10782ebb2.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c1417ec4-b096-4517-bf2d-680275dd9202.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a2a0fec7-75b7-4c1b-bd3e-9d876231e2e6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b5bf2128-e803-4f74-b5df-36a9901e7d47.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a3261a75-c940-438c-91ac-4dc2b86c53e1.jpeg

BMW-MINI Meminta Maaf Pasca Video Diskriminasi Yang Viral di China

24 April 2023

dilihat 153x

Mobilku.com - BMW-MINI belum lama ini telah mengucapkan maaf pasca dianggap melakukan diskriminasi terhadap pengunjung lokal ketika membagikan es krim gratis di pameran Auto Shanghai minggu lalu.


Video yang beredar luas di media sosial China menunjukkan dua pekerja di stan MINI memberitahu pengunjung lokal bahwa es krim gratis mereka telah habis dibagikan. Namun tak lama berselang, karyawan tersebut mengeluarkan es krim lalu menyerahkannya kepada seorang pria bule yang berkunjung.


Rekaman itu sontak memicu badai kemarahan netizen China, mereka mengecam BMW karena memberi perlakuan istimewa kepada orang asing. Beberapa netizen bahkan menyerukan boikot kepada MINI.


China adalah pasar terbesar BMW, melampaui Amerika Serikat sekitar satu dekade lalu. Tahun lalu, BMW Group bahkan tercatat berhasil menjual 792.000 unit kendaraan ke China, hampir dua kali lipat dibandingkan Amerika Serikat dan hampir setara dengan pasar Eropa.


Menyusul reaksi tersebut, Mini China langsung mengeluarkan permintaan maaf di situs Weibo pada Kamis sore, dengan mengatakan promosi itu dimaksudkan untuk menawarkan "momen manis" kepada para peserta dan tidak ada maksud diskriminasi.


“Karena manajemen internal kami yang ceroboh dan melalaikan tugas oleh staf kami, kami telah menimbulkan perasaan tidak menyenangkan bagi semua orang. Kami dengan tulus meminta maaf untuk itu, ”kata pernyataan BMW.


Mini China mengatakan bahwa mereka membagikan 300 cup es krim per hari kepada pengunjung di stannya pada hari Selasa dan Rabu. Masyarakat diminta untuk lebih memahami dua pekerja wanita China yang membagikan es krim, dengan mengatakan bahwa mereka masih muda dan belum berpengalaman. Namun penjelasan tersebut gagal mengakhiri kontroversi.


Di Weibo, tagar "BMW MINI minta maaf" telah dilihat 530 juta kali pada hari Jumat. Beberapa tagar terkait lainnya juga menjadi tren di daftar "pencarian panas" platform Weibo.


Image Source : Weibo

0 Komentar


Tambah Komentar