https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7847440c-2249-45ba-839c-890773ff92a4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/354b6637-2a54-45ca-bcfc-3806878ec616.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/58fc0a00-9e72-4129-9ddb-29897be31195.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b7bea11f-ba07-41eb-b457-2ab53818b1f4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/27f8cad7-8f74-40ff-a382-8b5444835a0a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7847440c-2249-45ba-839c-890773ff92a4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/354b6637-2a54-45ca-bcfc-3806878ec616.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/27f8cad7-8f74-40ff-a382-8b5444835a0a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7847440c-2249-45ba-839c-890773ff92a4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/354b6637-2a54-45ca-bcfc-3806878ec616.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/58fc0a00-9e72-4129-9ddb-29897be31195.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b7bea11f-ba07-41eb-b457-2ab53818b1f4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/27f8cad7-8f74-40ff-a382-8b5444835a0a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7847440c-2249-45ba-839c-890773ff92a4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/354b6637-2a54-45ca-bcfc-3806878ec616.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/58fc0a00-9e72-4129-9ddb-29897be31195.jpg

BMW Lakukan Recall Terhadap 26 Ribu Unit Kendaraan Terkait Permasalahan Baterai

17 October 2020

dilihat 113x

Mobilku.com - Dalam upaya menghadirkan kendaraan yang ramah lingkungan, para produsen mobil kini agresif meluncurkan berbagai mobil listrik. Namun, salah satu masalah yang meresahkan sejak munculnya elektrifikasi di dunia otomotif yaitu risiko kebakaran, yang ternyata masih menyertai sampai sekarang.


BMW baru saja mengeluarkan perintah recall secara global untuk model plug-in hybrid karena ada masalah dengan baterai, yang diyakini dipasok oleh Samsung. Dilaporkan bahwa ada sekitar 26.900 unit kendaraan yang dibuat antara 20 Januari hingga 18 September 2020, harus ditarik kembali untuk memastikan keselamatan para penggunanya. Model yang mengalami penarikan ini mencakup Active Tourer dari Seri 2, X1, X2, X3, dan X5, serta varian hybrid dari Seri 3, 5, 7. Bahkan model i8 yang dibuat tahun ini juga termasuk ke dalam daftar ini.


Pihak BMW mengatakan kebanyakan dari mobil yang di recall berada di Eropa. Nantinya teknisi BMW akan memeriksa setiap mobil dan akan melakukan perbaikan secara gratis. Hingga saat ini belum diketahui kapan mereka akan melakukan penarikan tersebut, akan tetapi selama masalah belum selesai BMW meminta pelanggan untuk jangan mengeluarkan uang sepeserpun.


"Analisis internal kami menunjukkan bahwa ini adalah kasus yang sangat jarang, sepertinya ada partikel yang mungkin telah memasuki baterai selama proses produksi. Saat baterai terisi penuh, partikel tersebut menyebabkan korsleting di dalam sel baterai, dan menyebabkan kebakaran." Tutup salah satu perwakilan BMW.

0 Komentar


Tambah Komentar