https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8b95147b-4050-4103-9d5a-da6c4a3c496a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/25ecb1a8-18ff-41a3-8157-7cfa67ae5c2e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3b0dea40-ef85-419f-b7e2-f658f34a6643.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b04346db-ac70-42c3-a6b5-c53262794872.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5157cd76-7fab-492b-802a-1add12cd8e6c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8b95147b-4050-4103-9d5a-da6c4a3c496a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/25ecb1a8-18ff-41a3-8157-7cfa67ae5c2e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5157cd76-7fab-492b-802a-1add12cd8e6c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8b95147b-4050-4103-9d5a-da6c4a3c496a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/25ecb1a8-18ff-41a3-8157-7cfa67ae5c2e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3b0dea40-ef85-419f-b7e2-f658f34a6643.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b04346db-ac70-42c3-a6b5-c53262794872.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5157cd76-7fab-492b-802a-1add12cd8e6c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8b95147b-4050-4103-9d5a-da6c4a3c496a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/25ecb1a8-18ff-41a3-8157-7cfa67ae5c2e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3b0dea40-ef85-419f-b7e2-f658f34a6643.jpeg

BMKG: Waspada Cuaca Ekstrim Hingga 15 Oktober, Pengguna Jalan Harap Berhati-Hati

11 October 2022

dilihat 690x

Mobilku.com - Menurut laporan yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru-baru ini, sejumlah daerah di Indonesia dikabarkan akan mengalami cuaca ekstrem dalam jangka waktu seminggu ke depan.


Dirangkum dari keterangan resminya pada Senin (10/10/2022), BMKG memprediksi adanya potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat serta angin kencang pada periode 9 hingga 15 Oktober 2022.


Berdasarkan analisis terkini, dinamika atmosfer di wilayah Indonesia masih signifikan berpotensi mengakibatkan cuaca ekstrem selama seminggu ke depan. Analisis yang dilakukan BMKG juga menunjukkan adanya sirkulasi siklonik yang membentuk belokan angin dan kecepatan angin yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan.


Di samping itu, pertumbuhan awan hujan juga ditunjang fenomena gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang berinteraksi dengan gelombang Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin.


Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung, hingga gelombang tinggi untuk wilayah pesisir.


Di samping itu, BMKG juga memprediksi adanya potensi pertumbuhan awan cumulonimbus (CB) di wilayah udara Indonesia hingga 14 Oktober 2022. Kemudian juga ada potensi gelombang kategori tinggi (2,5—4.0 m) di wilayah perairan Indonesia pada periode yang sama.


Seperti yang terjadi di Jakarta belum lama ini, cuaca buruk yang terjadi minggu kemarin berdampak langsung pada situasi lalu lintas. Hujan deras yang mengguyur Ibu Kota dalam waktu yang cukup lama, telah mengakibatkan banjir di beberapa ruas jalan.


Contohnya seperti yang terjadi di Jl. TBC. Simatupang menuju arah Fatmawati atau Lebak Bulus. Banjir juga telah merendam jalan raya dan jumlah kendaraan yang berada di daerah tersebut. Imbas lainnya adalah kemacetan parah yang terjadi di beberapa titik.

0 Komentar


Tambah Komentar