https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/043f05e2-fdff-4e1e-b306-c8f17ff13cc3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/006a5b9d-3ba6-4f6c-8312-b829a01b9102.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/125105cf-3f93-4d95-bcc4-1639903ba28c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7c6ef9e9-2292-4ad0-b31e-1835b38e9eef.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cd55d7ec-e420-4f3d-a529-104752d90f25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/043f05e2-fdff-4e1e-b306-c8f17ff13cc3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/006a5b9d-3ba6-4f6c-8312-b829a01b9102.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cd55d7ec-e420-4f3d-a529-104752d90f25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/043f05e2-fdff-4e1e-b306-c8f17ff13cc3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/006a5b9d-3ba6-4f6c-8312-b829a01b9102.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/125105cf-3f93-4d95-bcc4-1639903ba28c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7c6ef9e9-2292-4ad0-b31e-1835b38e9eef.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cd55d7ec-e420-4f3d-a529-104752d90f25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/043f05e2-fdff-4e1e-b306-c8f17ff13cc3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/006a5b9d-3ba6-4f6c-8312-b829a01b9102.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/125105cf-3f93-4d95-bcc4-1639903ba28c.jpg

Biaya Komitmen Formula E Dinilai Terlalu Mahal

20 September 2021

dilihat 71x

Mobilku.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, akhirnya menjelaskan tentang perbedaan biaya commitment fee Formula E yang disetorkan Jakarta dengan kota lain di dunia. 


Riza mengatakan bahwa memang ada perbedaan commitment fee di setiap benua sesuai dengan ketentuan dari penyelenggara. "Ada perbedaan commitment fee antara Asia dan Eropa. Kita ikuti ketentuan yang ada dari Formula E," ujar Riza kepada wartawan, Minggu (19/9/2021).


Riza juga memastikan bahwa pihaknya telah melakukan pembayaran yang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Formula E Operations (FEO). Untuk rincian pembayaran commitment fee, Riza menyerahkannya kepada PT Jakpro selaku penyelenggara Formula E Jakarta.


Polemik perbedaan commitment fee awalnya dipertanyakan oleh Wakil Ketua Komisi E dari F-PSI, Anggara Wicitra, yang mengungkap bahwa total commitment fee yang harus ditanggung APBD DKI sebesar 122,102 juta pound sterling atau setara dengan Rp 2,3 triliun.


Jika dibandingkan negara lain, Jakarta adalah salah satu kota yang membayar biaya paling mahal dibandingkan beberapa kota lainnya. 


Penyelenggaraan Formula E di Montreal, Kanada Contohnya, PSI menyebutkan bahwa biaya Nomination Fees untuk Montreal hanya sebesar 151 ribu Dolar Kanada atau setara dengan Rp 1,7 miliar. Sedangkan race fees nya hanya sebesar 1.5 juta Dollar Kanada atau setara Rp 17 miliar. 


Bahkan, menurut Anggara, penyelenggaraan Formula E di Kota New York, Amerika Serikat, tidak dikenai biaya commitment fee sama sekali alias bebas dari commitment fee.


Sebelumnya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sudah mengirim surat ke Gubernur DKI Anies Baswedan terkait penyelenggaraan dan rincian biaya Formula E yang wajib dibayar oleh APBD DKI.


Dalam surat tersebut, Pemprov DKI memiliki kewajiban membayar biaya komitmen selama lima tahun berturut-turut, dengan rincian sebagai berikut.


  • Sesi 2019/2020: 20 juta pound sterling atau setara Rp 393 miliar

  • Sesi 2020/2021: 22 juta pound sterling atau setara Rp 432 miliar

  • Sesi 2021/2022: 24,2 juta pound sterling atau setara Rp 476 miliar

  • Sesi 2022/2023: 26,620 juta pound sterling atau setara Rp 515 miliar

  • Sesi 2023/2024: 29,282 juta pound sterling atau setara Rp 574 miliar


Jika semua biayanya di total, maka Pemprov DKI harus membayar setidaknya 121 juta pound sterling, yang jika dikonversikan sekitar Rp 2,3 triliun dengan kurs saat ini.

0 Komentar


Tambah Komentar