https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d91858ec-cbaf-4f9f-ab80-8ca28df1b4e4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0d271d1b-3759-4695-b968-fd7563f7d973.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cf41b20e-60a7-42f0-888d-eef4414a60f0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/76624948-f9fc-4d77-9be2-0fa9ef513fce.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/de48e0e6-66a0-438f-a7d3-260942e363df.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d6bf4ca6-9c2d-437b-b96d-9837ee1914ec.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d91858ec-cbaf-4f9f-ab80-8ca28df1b4e4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0d271d1b-3759-4695-b968-fd7563f7d973.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d6bf4ca6-9c2d-437b-b96d-9837ee1914ec.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d91858ec-cbaf-4f9f-ab80-8ca28df1b4e4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0d271d1b-3759-4695-b968-fd7563f7d973.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cf41b20e-60a7-42f0-888d-eef4414a60f0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/76624948-f9fc-4d77-9be2-0fa9ef513fce.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/de48e0e6-66a0-438f-a7d3-260942e363df.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d6bf4ca6-9c2d-437b-b96d-9837ee1914ec.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d91858ec-cbaf-4f9f-ab80-8ca28df1b4e4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0d271d1b-3759-4695-b968-fd7563f7d973.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cf41b20e-60a7-42f0-888d-eef4414a60f0.jpg

Berkendara Terlalu Pelan Merupakan Faktor Penyebab Kecelakaan

24 December 2019

dilihat 204x

Mobilku.com - Angka kecelakaan di negara Inggris mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan pada jumlah korban yang tewas atau mengalami luka yang serius dalam kecelakaan yang disebabkan oleh para pengendara yang berkendara dengan kecepatan yang terlalu rendah.


Departemen transportasi telah mengungkapkan bahwa tahun lalu, terdapat 26 orang terluka parah dan dua orang tewas yang terjadi dalam kecelakaan, dimana polisi mengatakan bahwa pengendara yang lamban dalam mengendarai merupakan faktor penyebab kecelakaan tersebut.


Hal ini dapat dimengerti bahwa bagi mereka yang berkendara baik di bawah batas kecepatan pada umumnya bisa menjadi pemicu hal-hal seperti mengekori kendaraan depan dengan jarak dekat, menyalip ke depan kendaraan yang pelan, mengakibatkan kemacetan, dan amarah di jalan raya.


Di negara Inggris, bagi mereka yang berkendara jauh dibawah batas kecepatan dapat didenda sejumlah £100 atau sekitar Rp. 1,8 juta dan tiga poin penalti pada surat izin berkendara mereka. Di beberapa negara, terdapat batas kecepatan minimum yang diposting bersama dengan tanda batas kecepatan normal.


“Saya tidak merasa sedikit terkejut dengan data statistik yang mengkhawatirkan ini,” kata, Hugh Bladon, seorang anggota pendiri pada Alliance of British Drivers.


“Berkendara terlalu pelan merupakan sesuatu hal yang egois, dan benar-benar bodoh, dan itu merupakan faktor penyebab terjadinya bencana. Saya telah berpendapat begitu lama bahwa berkendara terlalu pelan dapat menyebabkan frustasi untuk orang lain dan bisa menyebabkan mereka untuk mencoba perilaku menyalip, yang mana ini adalah hal yang paling berbahaya yang dapat kalian lakukan di jalan,” kata Hugh Bladon.

0 Komentar


Tambah Komentar