https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/040fa70e-dbc7-40a1-970d-b467ed1a871c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6ea3405b-652c-44ae-b76e-ff63dd7757e3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/65443fba-ee05-42c8-8d1f-c91a84a46c6c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/28288888-565e-47fb-b4e2-71bab2080882.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a1a4908f-fdb4-4657-9263-e3dff02f2d18.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/040fa70e-dbc7-40a1-970d-b467ed1a871c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6ea3405b-652c-44ae-b76e-ff63dd7757e3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a1a4908f-fdb4-4657-9263-e3dff02f2d18.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/040fa70e-dbc7-40a1-970d-b467ed1a871c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6ea3405b-652c-44ae-b76e-ff63dd7757e3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/65443fba-ee05-42c8-8d1f-c91a84a46c6c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/28288888-565e-47fb-b4e2-71bab2080882.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a1a4908f-fdb4-4657-9263-e3dff02f2d18.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/040fa70e-dbc7-40a1-970d-b467ed1a871c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6ea3405b-652c-44ae-b76e-ff63dd7757e3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/65443fba-ee05-42c8-8d1f-c91a84a46c6c.jpg

Berjuang Masuk Segmen Premium, Mazda Incar Posisi Lexus

02 March 2022

dilihat 107x

Mobilku.com - Jika membahas tentang Mazda, pabrikan asal Jepang ini sudah tidak diragukan lagi adalah salah satu pabrikan mobil yang menawarkan model-model luar biasa, yang tidak hanya cantik untuk dilihat tetapi juga memiliki performa hebat. Namun sayang, Mazda kerap dipandang sebelah mata dan dianggap bukan pabrikan kelas atas.


Dalam upayanya untuk naik menjadi pabrikan mobil premium, Mazda dikabarkan telah siap meluncurkan model baru CX-50 dan SUV CX-60 yang siap menawarkan pengalaman berkendara yang lebih segar.


Dalam sebuah wawancara dengan media, direktur pelaksana Mazda UK Jeremy Thomson menguraikan ke mana arah Mazda akan bergerak, yakni menjadi merek yang lebih premium dan mewah dari sebelumnya. Namun, Thomson menegaskan bahwa perusahaan tidak ada rencana untuk bersaing dengan BMW dan Mercedes-Benz, melainkan Lexus.


"Visi kami adalah menjadi brand alternatif yang kredibel untuk menjadi pilihan premium diluar produk-produk Jerman. Kami tidak ingin meniru mobil premium Jerman, karena mereka adalah pemain senior dan tidak mungkin kami dapat mengalahkan mereka di segmen premium," ujar Thomson.


Thomson mengatakan bahwa Mazda melihat celah di pasar mobil premium Jepang. Meskipun sudah ada Lexus, Infiniti, dan Acura, sejauh ini hanya Lexus yang berhasil memancarkan aura premiumnya di pasar negara barat. "Lexus adalah satu-satunya merek Jepang premium. Tidak ada orang lain di bidang itu,” tambah Thomson.


Ketika ditanya tentang bagaimana rencana Mazda menarik perhatian audiens kelas atas, Thomson mengatakan bahwa Mazda memiliki aspek penting yang selalu dijaga seperti meningkatkan kualitas, memperbarui gaya, pengembangan teknologi, hingga aspek keselamatan.


Terlepas dari upaya yang Mazda lakukan, dapat sejajar atau mengalahkan Lexus yang berpengalaman selama 33 tahun di segmen mewah, tentu akan menjadi tugas yang sulit. Tetapi jika Mazda memiliki dedikasi yang kuat, generasi terbaru atau bahkan penerus MX-5 Miata bisa menjadi ujung tombak yang tajam untuk menembus segmen premium.


Yang jelas, upaya Mazda untuk bisa bersanding dengan Lexus akan membutuhkan pengorbanan besar. Tidak menutup kemungkinan jika Mazda harus rela menyuntik mati beberapa model ternamanya agar bisa masuk ke dalam segmen mobil mewah premium.

0 Komentar


Tambah Komentar