https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b938dd09-4081-4171-b468-5ee0cd68fa50.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3ca3d013-c928-492e-b9a1-803e841ef2b3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/12c7ef99-f619-4dba-a1e9-8096d800ec25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/abdf52b3-f122-44c6-af63-715f345cae5d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ccbe0ca7-b1eb-4732-940d-98d0fb5bfe12.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/af05d20f-4a63-4899-b095-ba5fddb7c6fd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0409283a-fa67-46a5-be30-a51321ecad20.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b0f4ef8b-dbdf-4136-a595-95a3be624361.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b938dd09-4081-4171-b468-5ee0cd68fa50.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3ca3d013-c928-492e-b9a1-803e841ef2b3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b0f4ef8b-dbdf-4136-a595-95a3be624361.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b938dd09-4081-4171-b468-5ee0cd68fa50.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3ca3d013-c928-492e-b9a1-803e841ef2b3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/12c7ef99-f619-4dba-a1e9-8096d800ec25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/abdf52b3-f122-44c6-af63-715f345cae5d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ccbe0ca7-b1eb-4732-940d-98d0fb5bfe12.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/af05d20f-4a63-4899-b095-ba5fddb7c6fd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0409283a-fa67-46a5-be30-a51321ecad20.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b0f4ef8b-dbdf-4136-a595-95a3be624361.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b938dd09-4081-4171-b468-5ee0cd68fa50.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3ca3d013-c928-492e-b9a1-803e841ef2b3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/12c7ef99-f619-4dba-a1e9-8096d800ec25.jpg

Bentley PHK Seperempat Karyawannya

06 June 2020

dilihat 50x

Mobilku.com - Pembuat mobil mewah asal Inggris Bentley Motors mengatakan pihaknya berencana untuk mengurangi 1.000 pekerja. Pengurangan karyawan tersebut telah menambah daftar suram yang diakibatkan oleh virus Corona sepanjang tahun ini.


Pengurangan yang dilakukan divisi mobil mewah Volkswagen tersebut merupakan rencana awal perusahaan untuk memotong 2.000 pekerja guna menjaga kestabilan perusahaan. Pabrikan mobil mewah yang sudah berusia 100 tahun itu dikabarkan memiliki 4200 pekerja dan akan menawarkan uang insentif untuk para pekerja yang secara sukarela mengundurkan diri. Namun, ada juga beberapa pekerja yang dipilih oleh perusahaan untuk dirumahkan.


Menurut ketua dan kepala eksekutif Bentley Adrian Hallmark, "Ini adalah langkah penting yang harus kita ambil untuk melindungi mayoritas pekerjaan yang masih ada, dan memberikan model bisnis yang berkelanjutan untuk masa depan." Hilangnya para pekerja bisa menjadi bagian dari strategi "Beyond100" Bentley yang dianggap akan mempercepat pengembangan model-model listrik. Banyaknya pekerja yang dirumahkan bisa saja berasal dari divisi atau area kerja yang Bentley ingin rampingkan.


Bentley diketahui membuat sebagian besar mobilnya di Crewe, Inggris. Fasilitas tersebut dikabarkan telah dibuka kembali pada 11 Mei lalu, menjadikan Bentley sebagai produsen mobil pertama yang melanjutkan produksinya di Inggris. Pihak pabrikan menargetkan setiap model yang ditawarkannya memiliki opsi varian hybrid pada tahun 2023, dan model full-listrik pertama akan diluncurkan pada tahun 2026. 


Pandemi global telah menghantam negara tersebut yang membuat penjualan mobil anjlok sebanyak 89% pada bulan Mei 2020. Pemberlakuan lockdown juga telah membuat banyak dealer dan penjual mobil harus tutup. Banyak perusahaan telah kehilangan ratusan juta Pound Sterling pendapatan mereka akibat dari penutupan pabrik dan berkurangnya permintaan dari konsumen.

0 Komentar


Tambah Komentar