https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/04e6262e-428d-41a2-ac9f-3f343cbe3905.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aaad21ac-d141-49c4-9ef7-02ddf079a4b2.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ede5f645-abde-4b04-bc1f-c18122f0c8fc.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f7af9ac4-5630-4ccf-8354-e1cac64dae1f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/52a3addd-e66f-4c85-9a24-0f99d4bf8c8c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/04e6262e-428d-41a2-ac9f-3f343cbe3905.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aaad21ac-d141-49c4-9ef7-02ddf079a4b2.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/52a3addd-e66f-4c85-9a24-0f99d4bf8c8c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/04e6262e-428d-41a2-ac9f-3f343cbe3905.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aaad21ac-d141-49c4-9ef7-02ddf079a4b2.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ede5f645-abde-4b04-bc1f-c18122f0c8fc.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f7af9ac4-5630-4ccf-8354-e1cac64dae1f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/52a3addd-e66f-4c85-9a24-0f99d4bf8c8c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/04e6262e-428d-41a2-ac9f-3f343cbe3905.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aaad21ac-d141-49c4-9ef7-02ddf079a4b2.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ede5f645-abde-4b04-bc1f-c18122f0c8fc.jpeg

Belum Dapat Izin, Penggunaan Taksi Terbang Di IKN Bakal Ditunda

11 June 2024

dilihat 53x

Mobilku.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa ada beberapa kendaraan canggih yang sudah bisa beroperasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Agustus 2024. Namun sayang, hanya taksi terbang yang sepertinya belum bisa beroperasi terkait perizinan.


IKN rencananya bakal menjadi arena penerapan macam-macam teknologi kendaraan baru seperti bus listrik dan kereta otonom tanpa rel Autonomous-rail Rapid Transit (ART), dan juga taksi terbang.


Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan keduanya bisa diterapkan pada Agustus nanti. Sementara itu Budi mengungkap taksi terbang atau drone yang berfungsi mengangkut penumpang belum dapat beroperasi lantaran tak ada regulasi yang sesuai. Budi juga menyinggung risiko taksi terbang sehingga izinnya pun belum bisa diberikan.


"Regulasi ini kan kita mengacu pada negara-negara maju, Amerika pun belum memberikan suatu izin yang formal. Kota menggunakan drone, ada resikonya. Oleh karenanya, kita belum memberikan izin untuk taksi terbang, untuk exhibition boleh, untuk angkutan umum belum," ujar Budi.


Hyundai Motor Group selaku pengembang konsep Urban Air Mobility (UAM) kabarnya sudah menandatangani nota kesepahaman dengan OIKN untuk mengembangkan teknologi itu pada 2024. Perusahaan asal Korea Selatan itu juga pernah menyatakan taksi terbang bakal menghiasi langit Jakarta pada 2028.


IKN di Kalimantan Timur direncanakan sebagai kota hijau, modern dan canggih yang warganya menggunakan kendaraan listrik. Pembangunan IKN diprioritaskan untuk pejalan kaki dan transportasi publik ramah lingkungan. Seluruh kendaraan di IKN dicita-citakan pemerintah 100 persen kendaraan listrik pada 2045.




0 Komentar


Tambah Komentar