https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c6c2dbea-b586-48bd-b1eb-f3bf0360867b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e81600c1-4f93-4775-b772-14466cab2049.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4ac91ed1-b9aa-4b4f-9652-9f7405872a92.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4ac0cdc5-39bf-43fb-8f69-3f3938eeaa21.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a3739f8e-9f3e-4419-b546-4c359b25c146.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c6c2dbea-b586-48bd-b1eb-f3bf0360867b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e81600c1-4f93-4775-b772-14466cab2049.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a3739f8e-9f3e-4419-b546-4c359b25c146.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c6c2dbea-b586-48bd-b1eb-f3bf0360867b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e81600c1-4f93-4775-b772-14466cab2049.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4ac91ed1-b9aa-4b4f-9652-9f7405872a92.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4ac0cdc5-39bf-43fb-8f69-3f3938eeaa21.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a3739f8e-9f3e-4419-b546-4c359b25c146.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c6c2dbea-b586-48bd-b1eb-f3bf0360867b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e81600c1-4f93-4775-b772-14466cab2049.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4ac91ed1-b9aa-4b4f-9652-9f7405872a92.jpeg

Akibat Pemalsuan Data, Penjualan Rocky-Raize Dihentikan Sementara

22 May 2023

dilihat 3.356x

Mobilku.com - Buntut isu pemalsuan data uji oleh Daihatsu Motor Co. April lalu, pihak investigasi keselamatan Daihatsu mengungkapkan adanya masalah lain terkait prosedur keselamatan yang tidak tepat.


Pihak investigator mengatakan bahwa ada permasalahan pada sertifikasi UN-R135 yang merupakan uji benturan pilar samping pada model Daihatsu Rocky dan Toyota Raize yang dijual di Jepang. 


Berdasarkan laporan, uji sisi penumpang memang sudah dilakukan dengan benar, namun untuk uji sisi pengemudi, data yang diberikan oleh Daihatsu bukan data yang sebenarnya. Dalam artian, ada dugaan manipulasi data saat itu.


Media Jepang melaporkan bahwa hingga saat ini, Daihatsu telah me recall 22.329 unit Daihatsu Rocky dan 56.111 unit Toyota Raize, sehingga total menjadi 78.440 unit. Uniknya, Perodua Ativa tidak ada dalam dokumen tersebut, khususnya tipe hybrid.


Seperti diketahui, Perodua Ativa Hybrid sebanyak 300 unit yang didatangkan dari Jepang untuk pasar Malaysia merupakan kembaran dari Daihatsu Rocky Hybrid. Sampai saat ini, masih belum bisa dipastikan apakah Ativa Hybrid mengalami permasalahan yang sama atau tidak. 


Subaru Rex juga tidak disebutkan dalam dokumen apapun, hal ini dikarenakan Subaru Rex juga hanya memiliki satu varian yaitu mesin NA 1.2 liter. 

Dengan adanya masalah ini, penjualan model hybrid Rocky dan Raize kabarnya akan dihentikan sementara, sambil menunggu langkah Daihatsu dan Toyota selanjutnya.




2 Komentar


Joni subakti

Yg sudah terlanjur keluar gmn unitnya apa bisa dituker

0 Balasan

Reply

Andi pangeran

Sebenarnya sihh... Keamanan fitur keselamatan yg canggih sekalipun terlalu berguna... Yg diutamakan kemampuan driver

0 Balasan

Reply

Tambah Komentar