https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/efef3a87-497c-4a6a-bc51-e2afaa780a95.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/efef3a87-497c-4a6a-bc51-e2afaa780a95.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/efef3a87-497c-4a6a-bc51-e2afaa780a95.png

Melaju Tanpa Sopir: Mengupas Adopsi dan Tantangan Regulasi Kendaraan Otonom Level Lanjut

04 January 2026

dilihat 10x

Era kendaraan otonom (AV) bukan lagi fiksi ilmiah, melainkan kenyataan yang semakin mendekat, terutama dengan adopsi kendaraan otonom level 3 (kondisional) dan level 4 (otomatisasi tinggi). Fitur-fitur terbaru kini memungkinkan kendaraan untuk mengambil alih kendali penuh dalam kondisi tertentu, membebaskan pengemudi dari tugas-tugas rutin.

Tren terkini menunjukkan produsen otomotif kelas atas seperti Mercedes-Benz telah memimpin dengan sistem DRIVE PILOT mereka, yang menjadi kendaraan Level 3 pertama di dunia yang mendapatkan persetujuan regulasi di negara-negara seperti Jerman dan beberapa negara bagian AS (Nevada, California). Sistem ini memungkinkan mengemudi hands-off hingga kecepatan 60 km/jam di jalan raya tertentu dalam kondisi lalu lintas padat. Di sisi lain, pemain seperti Waymo dan Cruise terus memperluas layanan robotaxi Level 4 mereka di kota-kota besar AS, beroperasi sepenuhnya tanpa intervensi manusia dalam area geografis yang telah ditentukan. Teknologi seperti Lidar, radar, kamera resolusi tinggi, dan kecerdasan buatan menjadi tulang punggung inovasi ini.

Namun, tantangan terbesar terletak pada harmonisasi regulasi global. Saat ini, terdapat pendekatan yang berbeda-beda di berbagai wilayah. Eropa, melalui Komisi Ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Eropa (UN ECE), telah menetapkan kerangka kerja untuk sistem seperti Automated Lane Keeping Systems (ALKS) yang mendukung L3. Sementara itu, Amerika Serikat masih menghadapi lanskap regulasi yang terfragmentasi antar negara bagian. Isu fundamental seperti pertanggungjawaban hukum dalam kecelakaan AV, standar keamanan siber, dan pengujian yang seragam menjadi krusial.

Adopsi massal kendaraan otonom Level 4 masih menghadapi kendala biaya pengembangan yang sangat tinggi dan perlunya infrastruktur pendukung. Meskipun harga fitur L3 seperti DRIVE PILOT bisa mencapai sekitar €5.000-7.000 sebagai opsi tambahan, potensi penghematan jangka panjang dalam logistik dan peningkatan keselamatan menjadi daya tarik utama. Masa depan kendaraan otonom akan sangat bergantung pada kemampuan industri dan pemerintah untuk berkolaborasi menciptakan kerangka regulasi yang jelas, aman, dan dapat diterima secara global, sembari membangun kepercayaan publik terhadap teknologi revolusioner ini.

Sumber:

https://www.reuters.com/business/autos-transportation/mercedes-benz-level-3-drive-pilot-system-approved-nevada-2023-01-26/

https://www.autonews.com/mobility-report/automated-driving-rules-face-hurdles-us

0 Komentar


Tambah Komentar