https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/52e23a8c-b623-4262-8f03-d01122d6b75b.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/52e23a8c-b623-4262-8f03-d01122d6b75b.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/52e23a8c-b623-4262-8f03-d01122d6b75b.png

Gelombang Perubahan Otomotif Global: Manufaktur Berstrategi Hadapi Era Baru Persaingan

31 December 2025

dilihat 3x

Dunia otomotif tengah berpacu dalam gelombang transformasi yang fundamental, mengubah lanskap persaingan global secara drastis. Transisi menuju elektrifikasi, digitalisasi kendaraan, dan dinamika rantai pasok global kini menjadi pilar utama strategi manufaktur.

Elektrifikasi adalah pendorong utama pergeseran ini. Produsen otomotif tradisional, yang telah lama mendominasi pasar, kini dihadapkan pada persaingan ketat dari pemain baru seperti pabrikan Tiongkok (misalnya BYD, Nio) dan startup EV Barat. Mereka memperkenalkan teknologi baterai inovatif (seperti 'Blade Battery' milik BYD yang menawarkan keamanan dan efisiensi ruang) dan model bisnis yang lincah. Tren 'Software-Defined Vehicles' juga kian relevan, menempatkan perangkat lunak sebagai pembeda utama pengalaman berkendara dan fitur canggih seperti sistem ADAS (Advanced Driver-Assistance Systems) menjadi standar baru.

Respons manufaktur global sangat bervariasi. Raksasa otomotif seperti Volkswagen dan Stellantis berinvestasi besar dalam platform modular EV (misalnya platform MEB milik VW atau STLA milik Stellantis) untuk mencapai skala ekonomi dan efisiensi produksi. Mereka juga memperkuat rantai pasok dengan mengamankan pasokan bahan baku baterai dan mengembangkan kapabilitas produksi sel baterai secara mandiri. Di sisi lain, munculnya pabrikan Tiongkok yang agresif dengan harga kompetitif (seringkali lebih rendah dari kompetitor Barat di segmen serupa) dan inovasi cepat, memaksa penyesuaian strategi harga dan produk secara global.

Persaingan harga EV kian sengit, khususnya di segmen menengah. Produsen kini fokus pada efisiensi manufaktur, otomatisasi pabrik, dan strategi lokalisasi produksi untuk mengurangi biaya dan mitigasi risiko geopolitik. Keberlanjutan juga menjadi elemen krusial, mendorong investasi pada bahan daur ulang dan proses produksi yang ramah lingkungan. Masa depan industri otomotif akan ditentukan oleh kemampuan manufaktur untuk beradaptasi dengan teknologi baru, mengelola kompleksitas rantai pasok, dan menghadirkan solusi mobilitas yang inovatif dan terjangkau di pasar yang semakin dinamis.

Sumber:

https://www.autonews.com/

https://www.reuters.com/business/autos-transportation/

https://www.bloomberg.com/news/industries/autos

0 Komentar


Tambah Komentar