25 December 2025
dilihat 38x
Kendaraan otonom level tinggi (Level 3-5) kian mendekati realitas, mengubah lanskap industri otomotif secara fundamental. Fokus utama kini pada Level 3 (Conditional Automation) yang mulai tersedia untuk konsumen. Mercedes-Benz dengan DRIVE PILOT dan BMW dengan Personal Pilot L3 memimpin, memungkinkan pengemudi melepas tangan dan mata dari kemudi di kondisi spesifik, seperti kemacetan di jalan tol dengan kecepatan hingga 60 km/jam. Sistem akan mengelola fungsi berkendara, namun pengemudi harus siap mengambil alih saat diminta.
Implementasi L3 ke atas menghadapi regulasi kompleks dan bervariasi antarnegara. Jerman, beberapa negara bagian AS, dan Jepang telah mengesahkan kerangka hukum L3. Harmonisasi regulasi global krusial untuk standar keselamatan dan tanggung jawab hukum yang konsisten. Sementara itu, Level 4 (High Automation) dan Level 5 (Full Automation) dominan di operasi robotaksi dan logistik (Waymo, Cruise), terus memperluas layanan di kota-kota tertentu.
Tren terkini adalah investasi besar pada sensor canggih (LiDAR, radar, kamera) dan Kecerdasan Buatan (AI) untuk meningkatkan keandalan serta keamanan sistem. Persaingan di segmen ini sangat ketat, melibatkan pabrikan tradisional seperti Mercedes-Benz, BMW, Hyundai, dan Audi, serta raksasa teknologi seperti Waymo (Alphabet), Cruise (General Motors), dan Mobileye (Intel). Dari sisi harga, fitur otonom Level 3 masih menjadi premium signifikan, seperti paket DRIVE PILOT Mercedes-Benz yang menambah belasan hingga puluhan ribu Euro, menunjukkan bahwa teknologi ini belum terjangkau secara massal.
Masa depan kendaraan otonom level tinggi menjanjikan efisiensi dan keamanan yang lebih baik. Namun, adopsi massalnya bergantung pada kematangan teknologi, regulasi adaptif dan seragam, serta kepercayaan publik yang terbangun. Perjalanan menuju era berkendara mandiri penuh memang masih panjang, namun progresnya tak terhentikan.
Sumber:
https://www.automotivenews.com/autonomy-regulation-global-outlook
https://www.motor1.com/news/premium-autonomous-driving-features-explained/
telah disunting oleh Darwis Ng
0 Komentar
Tambah Komentar