/assets/logoHeader.png
/assets/human-logo.png

Ekspansi Pasar EV Indonesia Melaju Pesat, Tantangan Infrastruktur Pengisian Daya Menghadang

24 December 2025

dilihat 15x

Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia tengah memasuki era keemasan dengan pertumbuhan yang eksponensial. Berbagai merek otomotif global dan lokal berlomba meluncurkan model-model baru, mendorong adopsi yang semakin masif di kalangan konsumen. Model seperti Wuling BinguoEV dengan harganya yang kompetitif di bawah Rp 300 jutaan (setelah insentif), Chery Omoda E5 yang menawarkan desain futuristik, hingga BYD Seal dengan performa premiumnya, telah memanaskan persaingan.

Tren positif ini juga didukung oleh kebijakan pemerintah yang mendorong investasi dan perakitan lokal EV. Hal ini tidak hanya menciptakan pilihan yang lebih beragam bagi konsumen, tetapi juga membuat harga lebih terjangkau. Fitur-fitur canggih seperti sistem bantuan pengemudi (ADAS) dan konektivitas pintar kini menjadi standar di banyak model EV terbaru, meningkatkan daya tarik.

Namun, di balik laju ekspansi yang menjanjikan, tantangan infrastruktur pengisian daya masih menjadi pekerjaan rumah terbesar. Jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang belum merata, terutama di luar kota-kota besar, menimbulkan kekhawatiran 'range anxiety' bagi pengguna EV. Perbedaan standar konektor pengisian (misalnya CCS2, Type 2, atau GB/T) di berbagai model juga menambah kompleksitas.

Kecepatan pengisian yang bervariasi, dari pengisian lambat (AC) hingga ultra-cepat (DC), memerlukan perencanaan yang matang dari pengguna. Meskipun banyak produsen menawarkan solusi pengisian daya di rumah, ketersediaan SPKLU publik yang memadai adalah kunci untuk mendorong perjalanan jarak jauh dan adopsi EV yang lebih luas. Berbagai pihak, mulai dari PLN, perusahaan swasta, hingga produsen otomotif, terus berupaya memperluas jaringan SPKLU dan mengedukasi masyarakat. Tanpa infrastruktur yang kuat, potensi penuh pasar EV di Indonesia akan sulit tercapai, menjadikan kolaborasi pemerintah, industri, dan masyarakat sangat krusial untuk masa depan mobilitas listrik.

Sumber:

https://www.oto.com/

https://otomotif.kompas.com/

https://autonetmagz.com/

telah disunting oleh Darwis Ng

0 Komentar


Tambah Komentar