https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/82c39caa-ad74-4a76-aa47-a0ff6641d633.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7121ccf6-827d-4cb9-88c1-59b5c94b8cbc.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2ad04f0c-45d3-4d08-972e-367153f7f835.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/49a673de-8463-4719-b752-61fcb5d8c17c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3016b52f-3fb5-476e-ab23-3c94d5b5ad52.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/82c39caa-ad74-4a76-aa47-a0ff6641d633.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7121ccf6-827d-4cb9-88c1-59b5c94b8cbc.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3016b52f-3fb5-476e-ab23-3c94d5b5ad52.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/82c39caa-ad74-4a76-aa47-a0ff6641d633.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7121ccf6-827d-4cb9-88c1-59b5c94b8cbc.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2ad04f0c-45d3-4d08-972e-367153f7f835.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/49a673de-8463-4719-b752-61fcb5d8c17c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3016b52f-3fb5-476e-ab23-3c94d5b5ad52.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/82c39caa-ad74-4a76-aa47-a0ff6641d633.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7121ccf6-827d-4cb9-88c1-59b5c94b8cbc.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2ad04f0c-45d3-4d08-972e-367153f7f835.jpg

191 Orang Jadi Korban Salah Tangkap, Rental Mobil Hertz Digugat $530 Juta

15 December 2021

dilihat 77x

Mobilku.com - Kasus salah tangkap yang terjadi pada pelanggan rental mobil Hertz tiap hari semakin bertambah. Sebagai pengingat, Hertz seringkali melaporkan bahwa kendaraan mereka hilang dicuri, padahal mobil yang disewa sudah dikembalikan atau sedang disewa oleh orang lain.


Sejauh ini terdapat 191 laporan yang ditujukan kepada Hertz atas tindakan penangkapan secara tidak benar pasca laporan kehilangan yang dibuat oleh Hertz. Salah satu yang mengalami kejadian buruk tersebut adalah Carrie Gibbs, yang ditangkap oleh pihak kepolisian saat mengemudikan truk yang ia sewa secara resmi dari Hertz.


Berbicara dengan media lokal, Gibbs mengungkapkan bahwa dirinya melakukan proses menyewa secara resmi dan sesuai dengan prosedur. Namun, Gibbs malah ditangkap serta didakwa atas kejahatan pencurian mobil dan sempat masuk penjara selama beberapa hari.


Dengan kasus yang sama, Carmen Bosko juga diketahui sempat menyewa mobil dari Hertz pada bulan Januari dan telah mengembalikannya di bulan April. Setelah beberapa bulan berlalu, di bulan Agustus Carmen ditangkap atas tuduhan pencurian mobil dan terpaksa harus menghabiskan waktu selama 40 hari di penjara. 


Yang lebih lucu lagi, seorang pria bernama Steven Robinsold juga pernah ditangkap pada bulan Juni atas tuduhan pencurian mobil meskipun dirinya tidak pernah menyewa mobil dari Hertz. “ini adalah pengalaman terburuk dalam hidup saya. Hertz benar-benar menyakiti orang atas kelalaian dan buruknya sistem mereka. itu sangat mengerikan,” ujar Robinsold.


Atas maraknya laporan terkait kasus penangkapan tersebut, seorang pengacara bernama Francis Alexander Malofiy berencana akan memimpin gugatan class action dan mengatakan bahwa dirinya akan mengumpulkan lebih banyak korban dengan kasus yang sama. 


Pengacara dan juga para korban sepakat untuk menuntut ganti rugi sebesar $ 530 juta yang dihitung berdasarkan hari yang dihabiskan di penjara, waktu pemeriksaan, kerusakan reputasi, hingga kelalaian yang disebabkan oleh perusahaan.


“Hertz yang gagal menemukan mobil mereka. Mereka tidak dapat memperbaiki sistem komputer mereka yang rusak. Buruknya SOP Hertz berujung pada hasil yang mengerikan di mana ratusan orang harus ditangkap, dipenjara, bahkan dituntut secara tidak benar oleh Hertz. Ini harus dihentikan,” ujar Malofiy dalam wawancara dengan stasiun tv lokal.


Merespon gugatan tersebut, pihak Hertz menolak berkomentar dan sepakat untuk mengikuti semua proses hukum yang berlaku. Pihak Hertz bahkan dengan tegas mengatakan bahwa mereka yang ditangkap adalah orang-orang bermasalah yang telah berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan terlambat mengembalikan kendaraan.


“Hertz sangat peduli dengan pelanggan kami, dan kami berhasil menyediakan kendaraan sewaan untuk puluhan juta orang setiap tahunnya. Sayangnya, masalah hukum yang sedang dibahas biasanya melibatkan para penyewa yang bermasalah dan sulit diajak berkomunikasi,” tutup juru bicara Hertz.


Kasus yang terjadi antara pelanggan dan Hertz sontak menjadi perhatian banyak pihak. Beberapa orang mengingatkan agar kita selalu menyimpan bukti sewa serta meminta bukti pengembalian jika kalian menyewa sebuah kendaraan rental. Jika perlu, foto seluruh dokumen dan mobil yang disewa untuk berjaga-jaga.

0 Komentar


Tambah Komentar