AUTONEWS

Target Industri Otomotif Korea Selatan di Tahun 2030

21 Oktober 2019

Mobilku.com - Pemerintah Korea Selatan telah memberikan target untuk setiap pembelian 3 mobil baru agar menjadi bertenaga baterai atau menggunakan hidrogen pada tahun 2030. Menurut Presiden Moon Jae-in, Korea Selatan juga ingin mengamankan saham sebesar 10% pada pasar global untuk mobil elektrik di tahun 2030.


Berbagai perusahaan Korea berinvestasi sebesar 60 milyar won pada teknologi mobil masa depan selama 10 tahun ke depan, dan sebesar 41 milyar won dari itu disumbang oleh Hyundai Group. Pemerintah juga akan menyediakan 2,2 triliun won untuk membantu sektor swasta.


Moon melihat perubahan teknologi tersebut sebagai kesempatan untuk menjadi lebih maju dari negara lain pada pasar global. “Di masa depan bidang otomotif, kami tidak perlu menjadi “pengikut” lagi. Hal ini karena kami sudah mampu memulai pada titik awal yang sama,” ujar Moon pada sebuah acara.


Untuk mencapai target yang ambisius ini, jumlah tempat pengisian hidrogen akan ditambah menjadi 660 pada tahun 2030 dan jaringan dari stasiun pengisi tersebut untuk kendaraan elektrik akan dinaikkan hingga 15.000 pada tahun 2025.


Moon juga ingin mempromosikan pengembangan dan distribusi mobil berteknologi self-driving. “Kami akan menjadi negara pertama di dunia yang akan memasarkan mobil berteknologi self-driving. Hingga saat ini, panduan teknologi self-driving berdasarkan pada tingkat 3, namun sekarang kami ingin memasarkan mobil yang benar-benar otomatis hingga level 4 pada tahun 2030,” ungkap Moon. Di tahun 2024, infrastruktur pada bidang telekomunikasi, akurasi peta, dan kontrol lalu lintas sudah akan lebih baik.


Di awal bulan September, Korea Selatan mengumumkan skema subsidi kendaraan elektrik yang baru untuk tahun 2020. Sebesar 738,2 milyar won ($609 juta AS) telah direncanakan untuk subsidi kendaraan elektrik bertenaga elektrik dan perluasan infrastruktur tempat pengisian di tahun 2020, serta 359,3 milyar won ($296 juta AS) untuk kendaraan bersel bahan bakar dan perluasan stasiun pengisian hidrogen.


Dalam prakteknya, mobil listrik baterai tahun depan akan disubsidi oleh pemerintah negara tersebut senilai 8 juta won (sekitar $6,600 AS), bahkan setiap mobil hidrogen akan disubsidi 22,5 juta won (sekitar $18,600 AS).

Popular News

Tuesday, 12 November 2019

Honda City Generasi Ke-5 Hadir Dengan Mesin Turbo

Tuesday, 12 November 2019

Lyft Berikan Insentif Untuk Meninggalkan Kepemilikan Mobil

Tuesday, 12 November 2019

Ini Dia Si Hitam Paling Mewah

Rekomendasi

About Us

Established in 1999, Mobilku is an automotive marketplace platform where car enthusiasts, car buyers and sellers get together regularly.

Studies have proven that today’s Indonesian often started their car searching and researches online to find the right vehicles and to seek better deals from credible sellers. With continuing improvements and upgrades, we hope that your visits on Mobilku.com are enjoyable and rewarding.

Thank you!

fb.svgig.svgwa.svg
logo.svg