AUTONEWS

China Lebih Serius Dari Amerika Tentang EV

19 Oktober 2019

Mobilku.com - Tempat pengisian kendaraan elektrik di Beijing hampir banyak jumlahnya dengan tempat pengisian yang terdapat di seluruh AS. Cina yang merupakan pasar kendaraan elektrik terbesar di dunia. Jika dibandingkan, Cina memiliki 8 kali lebih banyak alat pengisi umum untuk setiap satu alat pengisi di AS.


Rencana pengembangan kendaraan energi baru sedang dalam pertimbangan pemerintah Cina. Hal ini ditujukan untuk membentuk sektor tersebut hingga 2035 dan akan membuat target baru untuk mendorong jumlah alat pengisi umum dan swasta, ujar seseorang yang mengetahui tentang rencana ini di bulan September. Negara Cina dikabarkan sedang mempertimbangkan target 60% dari jumlah total kendaraan yang terjual untuk menggunakan mesin listrik nantinya. Armada elektrik Cina mungkin akan terus membesar hingga 162 juta kendaraan pada tahun 2040.


"Ketersediaan fasilitas alat pengisi terus berkembang secara cepat," ujar Jing Kai, kepala deputi di Qingdao TGOOD Electric Co yang merupakan jaringan pengisian terbesar di negara tersebut. "Tujuannya adalah untuk membantu para pemilik kendaraan elektrik mengisi mobil mereka dimanapun mereka berada, mempermudah mereka seperti membeli sebotol air minum."


Kendaraan elektrik sangat penting untuk Presiden Xi Jinping dalam menciptakan manufakturisasi daya di tahun 2025. Negara tersebut setidaknya membangun 20 "kota kendaraan elektrik" untuk para produsen mobil dan industri pendukung lainnya dan mereka menghabiskan lebih dari $30 milyar AS dalam subsidi penjualan kendaraan elektrik. Cina menyumbang lebih dari setengah penjualan kendaraan elektrik secara global.


Pada akhir bulan lalu, Cina memiliki 466.101 titik pengisian. Angka tersebut termasuk lebih dari 54.000 yang berada di Beijing. Sedangkan, terdapat 60.652 alat pengisi elektrik di AS tercatat pada 25 Juni kemarin. California memiliki jumlah terbanyak dibandingkan dengan negara bagian lainnya dengan 19.000 unit pengisi.


Dengan perkiraan penjualan kendaraan elektrik global yang naik hingga 56 juta unit pada tahun 2040, dibandingkan dengan 2 juta pada tahun lalu, terdapat kebutuhan untuk meningkatkan jumlah alat pengisi yang bisa diakses publik. Bukan hanya untuk melayani armada yang terus membesar, tetapi juga meyakinkan konsumen agar mereka beralih ke model elektrik tanpa takut akan terjebak di jalan karena kehabisan baterai. Seiring dengan kecepatan pompa pengisi yang terus bertambah, para pengendara biasanya melakukan pengisian di tempat kerja, pusat perbelanjaan atau di jalan besar.


Saat ini bahkan di Cina, sebuah negara dengan jumlah tempat pengisian lebih banyak dari negara lain, para pengemudi masih merasa kesulitan mencari tempat untuk mengisi mobil mereka.


Namun, terdapat sebuah resiko dari Cina yang terlalu cepat memasang jumlah alat pengisi, terutama karena pasar mobil keseluruhan mencatat angka penjualan yang terus menurun dalam 15 dari 16 bulan terakhir. Hal ini berkontribusi pada kekhawatiran negara tersebut akan perkembangan kendaraan elektrik.

Popular News

Tuesday, 12 November 2019

Honda City Generasi Ke-5 Hadir Dengan Mesin Turbo

Tuesday, 12 November 2019

Lyft Berikan Insentif Untuk Meninggalkan Kepemilikan Mobil

Tuesday, 12 November 2019

Ini Dia Si Hitam Paling Mewah

Rekomendasi

About Us

Established in 1999, Mobilku is an automotive marketplace platform where car enthusiasts, car buyers and sellers get together regularly.

Studies have proven that today’s Indonesian often started their car searching and researches online to find the right vehicles and to seek better deals from credible sellers. With continuing improvements and upgrades, we hope that your visits on Mobilku.com are enjoyable and rewarding.

Thank you!

fb.svgig.svgwa.svg
logo.svg