AUTONEWS

Mode Autopilot adalah Sistem Bantuan Pengemudi, Bukan Sopir Pribadi

15 Agustus 2019

Mobilku.com - Kebakaran pada mobil Tesla kembali menjadi berita hari ini karena kendaraan tersebut meledak setelah tabrakan dengan truk derek di Moskow. Kejadian ini telah dikonfirmasi oleh sang pengemudi bahwa Tesla Model 3nya sedang dalam mode Autopilot pada saat kecelakaan. Pengusaha Rusia Alexey Tretyakov mengendarai Model 3nya ketika menabrak truk derek yang sedang melayani kendaraan di jalan raya dekat Moskow. Tretyakov sekarang telah mengkonfirmasi bahwa ia menderita patah kaki dan anak-anaknya mengalami memar, tetapi semua orang baik-baik saja.


Tesla ini terbakar sesaat setelah kecelakaan dan kemudian meledak. Pelintas menangkap beberapa video kejadian yang mengesankan dan diikuti ledakan yang terjadi ketika masih ada lalu lintas padat di sekitar kendaraan yang terbakar.


Ada kecelakaan sebelumnya yang juga melibatkan kendaraan Tesla dalam mode Autopilot menabrak kendaraan yang berhenti atau macet di jalan raya, termasuk kecelakaan fatal dengan truk penyapu jalan di China pada tahun 2016. Tesla meminta agar pengemudi selalu menjaga tangan mereka pada kemudi ketika menggunakan Autopilot dan bahwa mereka tetap siap untuk mengambil kendali kapan saja.


Produsen mobil ini bersikeras bahwa Tesla lebih aman disetel dalam mode Autopilot daripada dikendarai secara manual. Mereka juga menambahkan bahwa kendaraan berbahan bakar konvensional jauh lebih mudah terbakar daripada kendaraan elektrik milik Tesla. Tesla mendukung klaim tersebut dengan laporan keamanan triwulanan. Dalam laporan keselamatan terbarunya, Tesla mengklaim bahwa ada kebakaran kendaraan Tesla untuk setiap 170 juta mil yang ditempuh antara 2012 dan 2018 dibandingkan dengan kebakaran kendaraan untuk setiap 19 juta mil yang dilakukan di AS.


Jelas bahwa beberapa orang terlalu percaya pada sistem autopilot ini. Sering terlihat beberapa kecelakaan pada Tesla selama bertahun-tahun dimana pengemudi masih mempunyai kesempatan untuk menghindari kecelakaan, tetapi tidak mengambil alih kendali sehingga terlambat. Jadi, harus diingat bahwa mode berkendara autopilot adalah sistem bantuan pengemudi dan bukan sopir pribadi.

Popular News

Saturday, 21 September 2019

Ziptron: Teknologi Powertrain Terbaru dari Tata Motors

Saturday, 21 September 2019

Toyota Invest 391 Juta Dolar AS Untuk Mengekspansi Pabriknya di San Antonio

Saturday, 21 September 2019

Mitsubishi Membawa Mobil Konsep Hybrid SUV Tanpa Atap di Tokyo Motor Show

Rekomendasi

About Us

Established in 1999, Mobilku is an automotive marketplace platform where car enthusiasts, car buyers and sellers get together regularly.

Studies have proven that today’s Indonesian often started their car searching and researches online to find the right vehicles and to seek better deals from credible sellers. With continuing improvements and upgrades, we hope that your visits on Mobilku.com are enjoyable and rewarding.

Thank you!

fb.svgig.svgwa.svg
logo.svg