Dulu jual mobil setiap hari pasang Iklan di koran, sekarang serahkan mobilku.com saja...Jimmy (showroom Gading Serpong)
 

Tips & Advice

Play your PART


(26/04/2006) - Roda menjadi kunci mobil bisa bergerak lincah dengan aman. Dan banyak lagi kelebihan roda. Sayangnya, si hitam bulat ini jarang diperhatikan. Dilirikpun jarang.
 
Roda adalah bagian mobil terpenting karena secanggih apapun mobil, tanpa roda, dia tidak ada artinya. Roda juga menjadi satu-satunya bagian mobil yang menyentuh tanah. Roda menjadi kunci mobil bisa bergerak lincah dengan aman. Dan banyak lagi kelebihan roda. Sayangnya, si hitam bulat ini jarang diperhatikan. Dilirikpun jarang.

Sudahkah anda memeriksa tekanan angin bannya hari ini? Tahukah anda dimana informasi tekanan angin ban yang benar? Masih ingatkah kapan hal itu terakhir kali dilakukan?. Bagaimana kondisi tapak bannya? Pernahkan ban-ban itu dirotasi? Kapan terakhir ke bengkel ban untuk alignment? Kalau anda jarang merawat si hitam ini, berarti sama dengan kebanyakan pengemudi di USA.

Statistik National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menunjukkan bahwa satu dari tiga kendaraan memiliki ban dengan tekanan angin kurang. Kecelakaan yang berpangkal tekanan angin ban kurang menyebabkan 660 korban tewas dan 33,000 luka setiap tahun. AAA (American Automobile Association's ) melaporkan setiap tahun mereka menerima 4 juta panggilan roadside assistance (pertolongan pertama kendaraan bermasalah) karena insiden yang berkaitan dengan ban.

Tidak mengejutkan jika pada survei 2006 Rubber Manufacturers Association (RMA) menunjukkan lebih dari 80% pengemudi tidak tahu bagaimana cara yang benar untuk mengecek tekanan angin ban. Menurut Department of Energy, ban yang tekanan anginnya tepat, bisa menghemat bensin secara signifikan.

"Tidak cukup banyak pengemudi yang memberi perhatian cukup pada ban mobilnya dan ini akan memberik efek pada keselamatan mobil," ujar Donald B. Shea, RMA President. "Ban dengan tekanan angin tepat meningkatkan safety, lebih awet dan memaksimalkan efisiensi bahan bakar," tambahnya.

Survei RMA di USA pada Februari menemukan fakta-fakta sebagai berikut.

- Hanya 19% pengemudi yang memeriksa tekanan angin ban dengan benar. Memeriksa dengan benar termasuk mengecek sedikitnya sekali sebulan sebelum mobil dikendarai dan menambah angin sesuai rekomendasi produsen mobil, bukan tekanan yang tertera di dinding samping (sidewall) ban.
- 28% pengemudi salah kaprah, mengira waktu terbaik memeriksa ban ketika ban mulai hangat setelah dikendaraai beberapa km.
- Kurang dari separuh pengemudi yang tahu dimana tempat informasi tekanan angin ban yang benar -pada stiker dipintu pengemudi/buku manual pemilik. 53% salah, karena mengira informasi tekanan ban ada di sidewall.
- 73% pengemudi tidak memeriksa tekanan angin ban cadangan.
- Tiga dari empat pemilik mobil mencuci mobilnya tiap bulan, tapi hanya satu dari lima yang memeriksa -dengan benar- tekanan angin bannya.

Karena itulah, RMA menggelar National Tire Safety Week pada minggu terakhir April. Ini acara tahunan yang di selenggarakan untuk kelima kalinya. Bertajuk "Be Tire Smart - Play Your PART", RMA mengedukasi pengguna kendaraan bermotor tentang pentingnya tire safety dan perawatan ban yang benar. PART kependekan dari Pressure, Alignment, Rotation dan Tread. RMA bekerjasama dengan 14,000 partner retail diseluruh Amerika Serikat. Sejumlah dealer ban dan bengkel menawarkan layanan pemeriksaan tekanan ban gratis sepanjang tahun.

Jadi...buruan, Play Your PART!



Informasi terkait:
1. Tip singkat ban aman
2. Cek ban, BBM irit
3. Kiat merawat si hitam
4. 8 cara menghemat biaya operasional mobil

Bookmark and Share

Kirim iklan ini ke teman Anda